Animo Pencari Kerja Sleman Minim, Taksi Pekerja Sepi Peminat
Disnaker Sleman mencatat 129 pencari kerja mengikuti Taksi Pekerja pada 2026. Namun, animo masyarakat dalam kegiatan rekrutmen masih minim.
Salah satu murid SMP sedang menjalani penanganan pasca diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis pada Rabu (13/8 - 2025). Penanganan dilakukan di UPT Puskesmas Mlati. Harian Jogja / Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, SLEMAN—Gejala keracunan pangan diduga berasal dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sleman ternyata juga dirasakan sejumlah guru yang sempat mencicipi makanan yang sama.
Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah III Mlati, Yulia Rachmawati, mengatakan guru yang mengalami gejala keracunan pangan itu memang sempat ikut mencicipi menu MBG hari Selasa (12/8/2025).
“Ada standar operasional prosedur di sekolah kami bahwa setiap menu MBG datang, ada tim yang mencicipi dulu, memastikan makanan tidak basi dan layak makan [guru juga ikut keracunan] ,” kata Yulia dihubungi, Rabu (13/8/2025).
BACA JUGA: Demo Ricuh di Pati, Polisi Tangkap 11 Orang
Yulia menambahkan keracunan di sekolahnya berakibat pada diare terhadap 83 murid dari jumlah murid 174 orang. Saat pembagian MBG Selasa (12/8/2025) memang banyak siswa yang menolak menu mBG tersebut sehingga tidak semua mengalami gejala keracunan pangan. Hanya, dia belum bisa menjelaskan sebab penolakan itu.
Kasus keracunan menu MBG Sleman ini terungkap setelah banyak murid izin absen. Pagi hari, pihak sekolah melakukan pelacakan dan hasilnya semua murid absen mengalami gejala yang sama. Murid yang makan menu MBG dan masuk sekolah pun mengalami gejala yang sama.
“Kalau dari makanan rumah tidak mungkin, soalnya gejalanya sama semua. Dugaan kami ya berasal dari menu MBG,” katanya.
Koordinasi kemudian dilakukan dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Pemerintah Kapanewon Mlati. Murid bergejala yang berada di sekolah lalu dilarikan ke UPT Puskesmas Mlati II. Murid bergejala yang berada di rumah dianjurkan untuk memeriksakan diri ke faskes terdekat.
BACA JUGA: Merebak Isu Hubungan Renggang dengan Gibran, AHY: Enggak Ada Masalah
Sebagian murid sudah kembali ke rumah masing-masing. Tersisa tiga murid SMP Muhammadiyah III Mlati yang dirawat di RSUD Sleman setelah mendapat rujukan dari UPT Puskesmas Mlati II.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disnaker Sleman mencatat 129 pencari kerja mengikuti Taksi Pekerja pada 2026. Namun, animo masyarakat dalam kegiatan rekrutmen masih minim.
BSU Rp900.000 untuk pekerja periode Oktober–Desember 2026 belum memiliki syarat dan jadwal resmi. Simak kriteria sebelumnya dan cara cek BPJS Ketenagakerjaan.
KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dana kebencanaan BNPB. Penyidik menyita uang Rp3,3 miliar dan aset lainnya.
Perumda Aneka Usaha Kulon Progo mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui Manunggal Fair 2026 yang mencatat perputaran uang sekitar Rp7 miliar
KAI diminta menyusun masterplan transformasi KRL Jabodetabek untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diproyeksikan mendekati 600 juta pada 2036.
Perumda Air Minum Tirta Binangun memperluas akses air bersih di Kulon Progo. Hingga September 2026, jumlah pelanggan tercatat mencapai 48.586 sambungan rumah un