Kemarau hingga Oktober, Bantul Andalkan 4.000 Pompa untuk Sawah
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pelajar berinisial FAS, 16, warga Pajangan, Bantul, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang tak dikenal di Jalan Desa Geblak, Bantul. Kejadian itu berlangsung pada Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 02.30 WIB dan baru dilaporkan ke Polres Bantul pada Rabu (27/8/2025) siang.
Pejabat Sementara (PS) Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan peristiwa tersebut. “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Korban sudah menjalani pemeriksaan dan kami sedang mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengungkap para pelaku,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
BACA JUGA: Duel Tak Terkalahkan, Ayadi dan Turhan Perebutkan Juara WBA
Menurut laporan polisi, peristiwa bermula ketika korban dibonceng oleh temannya, DM, 16, melintasi simpang tiga Teruman, Bantul. Mereka kemudian dicegat oleh tiga orang tak dikenal dan dibawa ke Jalan Desa Geblak. Di lokasi tersebut, keduanya menjadi sasaran pengeroyokan.
“Korban dipukul menggunakan botol kaca di kepala sebanyak dua kali, ditendang berkali-kali pada wajah, perut, dan kaki, serta disabet dengan kayu di bagian punggung,” kata Rita.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam pada kepala, wajah, paha kiri, dan bibir sobek. Pelapor yang merupakan ibu korban, Yuni Tri Utami, 33, warga Pajangan, mengetahui peristiwa ini setelah mendapat informasi dari Dukuh Kamijoro bahwa anaknya diamankan di Polsek Bantul.
BACA JUGA: Buruh DIY Minta Upah Buruh Naik Sekitar 50 Persen Tahun Depan
Ia segera mendatangi Polsek dan kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Bantul untuk proses hukum lebih lanjut. “Korban masih dalam pemulihan, sementara tim kami terus mendalami kasus ini dan memburu para pelaku,” kata Rita.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor agar pelaku bisa segera ditangkap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
UGM melantik 620 insinyur baru dan menekankan pentingnya etika profesi serta tanggung jawab moral di tengah pesatnya perkembangan AI.
Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat.