Advertisement

PAD Pariwisata Kulonprogo 2025 Meleset, Study Tour Jadi Biang

Khairul Ma'arif
Jum'at, 02 Januari 2026 - 18:47 WIB
Jumali
PAD Pariwisata Kulonprogo 2025 Meleset, Study Tour Jadi Biang Sejumlah wisatawan berada di bibir Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Minggu (2/1/2022). - Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO— Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pariwisata Kulonprogo 2025 hanya mencapai 92 persen dari target akibat anjloknya kunjungan wisatawan pelajar.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sutarman, mengungkapkan bahwa target PAD pariwisata untuk tahun 2025 dipatok sebesar Rp7,7 miliar. Namun, hingga akhir Desember, realisasi yang terkumpul baru menyentuh angka sekitar 92 persen.

Advertisement

"Masih kurang sekitar Rp600 juta untuk bisa memenuhi target Rp7,7 miliar tersebut," ujar Sutarman kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).

Sutarman menjelaskan bahwa tidak tercapainya target tersebut disebabkan oleh penurunan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan. Salah satu faktor utama yang memukul pariwisata Kulonprogo adalah adanya kebijakan pelarangan study tour bagi siswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Selama ini, rombongan pelajar merupakan kontributor besar bagi angka kunjungan di berbagai objek wisata andalan Kulonprogo. Kebijakan tersebut praktis memutus salah satu arus utama wisatawan nusantara yang biasanya memadati wilayah ini pada periode libur sekolah.

Meski pencapaian 2025 meleset, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo justru menaikkan target PAD pariwisata tahun 2026 sebesar 10 persen, menjadi sekitar Rp8,2 miliar hingga Rp8,3 miliar. Untuk mengejar target tersebut, Dispar Kulonprogo menyiapkan sejumlah strategi inovatif.

Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan skema open trip. Pemerintah akan menginventarisasi seluruh paket perjalanan di desa-desa wisata agar dapat diakses dengan mudah oleh biro perjalanan (travel agent).

Selain itu, kegiatan pada tahun 2026 akan diarahkan pada event-event berskala nasional untuk menarik minat wisatawan luar daerah. "Kami juga akan menggalakkan sport tourism seperti fun run dan wisata sepeda yang saat ini tengah menjadi tren di masyarakat," tambah Sutarman.

Di sisi lain, optimisme muncul dari momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ketua Desa Wisata Glagah, Bayu Putro Puspo Pangaribowo, mencatat sebanyak 51.419 wisatawan mengunjungi Pantai Glagah selama periode 20 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Puncak kunjungan terjadi tepat pada 1 Januari 2026, di mana sebanyak 13.700 orang memadati kawasan pantai tersebut. Tingginya angka kunjungan di Pantai Glagah pada awal tahun ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi kebangkitan pariwisata Kulonprogo sepanjang tahun 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Blok Asia Selatan Tanpa India Dinilai Tak Realistis

Blok Asia Selatan Tanpa India Dinilai Tak Realistis

News
| Jum'at, 02 Januari 2026, 21:07 WIB

Advertisement

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Wisata
| Jum'at, 02 Januari 2026, 18:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement