Advertisement

Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana

Khairul Ma'arif
Selasa, 03 Februari 2026 - 16:47 WIB
Jumali
Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana Foto ilustrasi musim hujan. - Foto dibuat oleh AI - StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Intensitas hujan di Kabupaten Kulonprogo mulai menurun, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap mengimbau masyarakat untuk waspada menghadapi potensi bencana hidrometeorologi hingga akhir Februari 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Eko Susanto, menyampaikan bahwa instansinya telah menetapkan status siaga darurat bencana yang berlaku hingga 28 Februari 2026. Keputusan ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) Bupati Kulonprogo Nomor 486/A/2025 mengenai kewaspadaan terhadap banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, gelombang pasang, dan abrasi pantai.

Advertisement

“Musim penghujan memang mulai mereda, tetapi ancaman bencana hidrometeorologi tetap ada. Masyarakat diimbau tetap waspada karena Februari masih dalam periode hujan,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Sementara itu, Kepala BPBD Kulonprogo, Setiawan Tri Widada, menegaskan meskipun berstatus siaga darurat, penggunaan dana belanja tidak terduga (BTT) tetap bisa dimanfaatkan untuk penanganan bencana dengan skema pergeseran anggaran. Pergeseran ini dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kewenangan melalui TPAPD, menyesuaikan kebutuhan anggaran berdasarkan dampak bencana.

“Ada kriteria khusus dalam penggunaan dana BTT, seperti kerusakan yang harus segera diperbaiki berdasarkan skala prioritas agar tidak meluas. Masyarakat juga diharapkan tetap waspada meski hujan mulai mereda,” kata Setiawan.

Setiawan menambahkan, kewaspadaan harus disesuaikan dengan topografi. Warga di dataran tinggi diminta memperhatikan tebing dekat rumah, sedangkan warga di dataran rendah dianjurkan memantau saluran air agar tidak terjadi banjir. Keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk meminimalkan dampak bencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka

Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka

News
| Selasa, 03 Februari 2026, 19:07 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement