Advertisement

Generasi Muda Kulonprogo Pilih Bertani Hortikultura daripada Padi

Khairul Ma'arif
Selasa, 03 Februari 2026 - 18:27 WIB
Jumali
Generasi Muda Kulonprogo Pilih Bertani Hortikultura daripada Padi Peta Kulonprogo - ist - Reasearch Gate

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Minat generasi muda di Kulonprogo untuk menjadi petani tetap ada, namun mayoritas tertarik ke sektor hortikultura seperti cabai, melon, semangka, dan bawang merah, sementara petani padi cenderung menurun.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Prasarana Dispertapang Kulonprogo, Agus Purwaka, menyebutkan minat generasi muda menjadi petani padi menurun karena keuntungan yang relatif kecil dibanding komoditas hortikultura.

Advertisement

“Data terakhir menunjukkan ada 511 petani milenial di Kulonprogo dan mereka tergabung dalam asosiasi petani milenial,” kata Agus, Selasa (3/2/2026).

Mayoritas petani milenial melanjutkan usaha keluarga secara turun-temurun, termasuk kalangan Gen Z yang tertarik pada sektor hortikultura. Agus menilai regenerasi petani berjalan baik karena data tenaga kerja sektor pertanian dari 2020 sampai 2025 menunjukkan tren fluktuatif, namun tetap meningkat.

“Dari 80.889 tenaga kerja di 2025, sebanyak 29,23 persen bekerja di sektor pertanian, lebih tinggi dibanding 25,10 persen pada 2024 dari total 71.396 pekerja. Angka ini sudah termasuk peternak yang jumlahnya lebih sedikit dibanding petani,” jelasnya.

Asosiasi petani milenial menjadi wadah penting bagi regenerasi. Meskipun jumlahnya terbatas, Agus yakin tiap tahun akan bertambah. “Sebagian besar petani muda meneruskan usaha orang tua, khususnya hortikultura seperti cabai, melon, semangka, dan bawang merah, banyak terdapat di pesisir selatan Kulonprogo. Untuk bawang merah, mayoritas berada di Kalurahan Srikayangan, Sentolo,” ujarnya.

Agus menambahkan, tidak semua generasi muda berminat ke pertanian. Banyak yang memilih pekerjaan formal, informal, atau merantau ke luar daerah.

Kepala BPS Kulonprogo, Sudiyana, melaporkan data petani berusia 15-24 tahun sebanyak 486 orang, terbanyak dari Galur (83) dan Panjatan (70). Sementara petani usia 25-34 tahun mencapai 4.287 orang. “Mayoritas petani di Kulonprogo berusia di atas 55 tahun,” katanya, merujuk pada data Sensus Pertanian BPS 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Viral Dugaan BAP Direkayasa, Polisi Klaim Hanya Salah Paham

Viral Dugaan BAP Direkayasa, Polisi Klaim Hanya Salah Paham

News
| Selasa, 03 Februari 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement