Advertisement
Parkir Terpadu Nglanggeran Tuntas, Siap Dukung Wisata Patuk
Sejumlah kendaraan melintas di depan Taman Parkir Wisata Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Patuk. Foto diambil 25 Januari 2026.Harian Jogja - David Kurniawan.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan tempat parkir terpadu Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Gunungkidul dipastikan telah rampung dan siap diresmikan. Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menegaskan, fasilitas ini diharapkan memperkuat pengembangan wisata, khususnya di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Proyek ini sebelumnya sempat terkendala pada 2024 karena rekanan tidak mampu menuntaskan pekerjaan, meski nilai pembangunan mencapai sekitar Rp5 miliar sehingga kontrak kerja harus diputus. Kondisi tersebut membuat penyelesaian proyek tertunda sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
Advertisement
Pada 2025, pembangunan tempat parkir terpadu Nglanggeran dilanjutkan dengan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta. Rinciannya, Rp20 juta untuk konsultan perencanaan dan Rp15 juta untuk konsultan pengawas.
Sisa anggaran sebesar Rp465 juta digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan fisik, antara lain pengerasan jalan, penambahan paving block, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti toilet, pendopo, dan tempat ibadah.
BACA JUGA
“Pengerjaan sudah tidak ada masalah dan selesai di akhir 2025 lalu,” kata Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, Kamis (19/2/2026).
Menurut Hary, setelah seluruh tahapan pembangunan tuntas, lokasi parkir tersebut siap dioperasikan. Namun, pengoperasian secara penuh masih menunggu agenda peresmian resmi dari pemerintah daerah.
“Segera diresmikan. Tapi, sementara ini juga sudah bisa dimanfaatkan untuk parkir wisatawan,” katanya.
Lurah Nglanggeran, Widada, membenarkan bahwa lanjutan pembangunan telah selesai. Ia mengakui proses pengerjaan sempat terhenti pada 2024 sebelum kembali dilanjutkan pada 2025.
“Untuk alasannya berhenti kurang tahu. Tapi, saat ini pembangunan sudah selesai,” ujarnya.
Meski belum diresmikan, tempat parkir terpadu Nglanggeran kini sudah dimanfaatkan untuk parkir bus pariwisata yang mengangkut wisatawan ke kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Selama ini, kawasan tersebut belum memiliki fasilitas parkir yang memadai untuk kendaraan besar.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan memberi dampak positif terhadap pengembangan wisata di sektor utara Gunungkidul, khususnya wilayah Patuk. Selain lokasinya strategis karena berada di jalur alternatif Sleman–Gunungkidul, skema operasional juga dirancang dengan sistem shelter. Rencananya, wisatawan yang menuju kawasan Gunung Api Purba akan dijemput menggunakan kendaraan kecil dari area parkir terpadu Nglanggeran tersebut.
Foto
Harian Jogja/David Kurniawan
Sejumlah kendaraan melintas di depan Taman Parkir Wisata Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Patuk. Foto diambil 25 Januari 2026. Harian Jogja/David Kurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







