Besok, Sleman IKM Carnival Akan Menandai Pembukaan Pameran Potensi Daerah

Sleman IKM Carnival. - Ist/ Dok PPD
11 Juli 2018 20:37 WIB Nina Atmasari Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pameran Potensi Daerah (PPD) 2018 Kabupaten Sleman yang dilaksanakan di komplek Gedung Serbaguna dan Lapangan Denggung, Sleman akan dibuka secara resmi, Kamis (12/7/2018) oleh Bupati Sleman.

Mengawali rangkaian acara pembukaan, panitia PPD 2018 telah mempersiapkan pagelaran istimewa yaitu Sleman IKM Carnival. Selain bertujuan membuka gelaran PPD secara megah, Sleman IKM Carnival juga bertujuan untuk mempromosikan produk industri kecil menengah (IKM) Sleman sesuai hasil pengembangan yang sesuai dengan trend.

“Ini juga merupakan salah satu cara untuk menguatkan branding sekaligus promosi produk-produk IKM Sleman,” kata Emmy Kurnia B, koordinator seksi karnaval PPD 2018, dalam rilis, Rabu (11/7/2018).

Sleman IKM Carnival akan diikuti oleh 26 kontingen yang terdiri dari sentra industri, komunitas, dan asosiasi IKM Sleman serta akan disemarakkan oleh kontingen Drumband Akademi Maritim Yogyakarta dan tim karnaval Universitas Negeri Yogyakarta dengan jumlah total penampil mencapai 1.200 orang.

“Karnaval mungkin sudah sangat banyak yang menyelenggarakan, tetapi karnaval yang menampilkan sentra industri, asosiasi dan komunitas IKM ya baru Sleman IKM Carnival ini satu-satunya.” jelas Makmuri Amien salah satu anggota seksi publikasi PPD 2018.

Sleman IKM Carnival sendiri akan memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada penampilan terbaik, inovasi terbaik, dan koreografi terbaik dengan total nilai mencapai Rp14 juta.

Sleman IKM Carnival akan diselenggarakan hari ini Kamis (12/7/2018), mulai pukul 12:00 WIB. Rute yang akan dilewati adalah Jalan Magelang dengan mengambil start dari Lapangan Sendangadi, Mlati dan finish di Lapangan Denggung.

Kontingen peserta karnaval tidak hanya akan menampilkan produk terbaiknya tetapi juga mempersiapkan bergodo atau kreasi seni tari dengan kostum dari produk yang dibuat di sentra industri, asosiasi dan komunitas IKM masing-masing. Produk-produk unggulan ini akan ditampilkan dalam semacam gunungan yang diarak dengan kendaraan tidak bermesin.

“Gunungan yang berisi produk-produk andalan masing-masing sentra ini biasanya menjadi rebutan penonton, untuk itu kami sudah mempersiapkan tim keamanan agar rebutan ini tidak berkembang menjadi kerusuhan yang membahayakan penonton,” tambah Makmuri Amien.