Soal Kenaikan Tarif Parkir di Gunungkidul, Begini Respons Warga

Petugas Dishub saat menyidak parkir liar di kawasan sekitar Jl. Sriwendani, Jogja. - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 September 2018 05:20 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menanggapi wacana kenaikan tarif parkir yang kini tengah dalam tahap pembahasan raperda oleh DPRD dan Pemkab Gunungkidul mengundang komentar sejumlah masyarakat.

Salah satunya diungkapkan Seto Wibawa, 26. Warga Bantul yang tengah bekerja di Gunungkidul tersebut mengaku tidak keberatan jika tarif parkir naik. Namun, dengan catatan perlu adanya karcis dan jaminan keamanan kendaraan. "Intinya sih setuju-setuju saja, tapi ya harus ada tanggungjawabnya, jangan lepas tangan kalau ada barang yang hilang atau motor yang tahu-tahu rusak," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (21/9/2018).

Meski bukan warga asli Gunungkidul, tapi lantaran aktivitasnya di banyak di Bumi Handayani, Seto meminta adanya evaluasi ulang kebijakan kenaikan tarif parkir ini. Jangan sampai kebijakan ini justru memberatkan masyarakat.

Hal senada diungkapkan salah satu pemilik warung makan di Wonosari, Ika. Dia tidak mempersalahkan adanya kenaikan tarif parkir asal para tukang parkir bertanggungjawab. "Tidak masalah sih, selama ya ada tanggungjawabnya biar enggak ada yang dirugikan," ucapnya.

Warung makan milik Ika sendiri buka sejak pagi hingga malam. Pada jam-jam makan di warung tersebut kerap ramai pengunjung. Walhasil demi menunjang keamanan kendaraan milik pembeli, para tukang parkir dipersilahkan mengais rejeki di tempatnya. "Rejeki juga sudah ada yang atur, mau naik atau turun [tarif parkir] kalau mereka [pembeli] sudah senang ke sini ya saya pikir tidak akan mempengaruhi apapun," ucap dia.

Seorang warga Wonosari, Angga, 28, mengatakan kebijakan kenaikan tarif ini perlu ditinjau kembali. Menurutnya perlu ada komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. "Kalau istilah yang saya pakai sih rembuk kembali dulu saja, jangan sampai lah ini [tarif parkir] justru malah jadi masalah," ucapnya.

Adapun wacana kenaikan tarif parkir di Gunungkidul ini terungkap dalam pembahasan perubahan raperda perparkiran di sidang Paripurna DPRD Gunungkidul pada Kamis kemarin.