Bank Jogja Gelar Undian Berhadiah Sekaligus Luncurkan ATM Tanpa Kartu

Dirut Bank Jogja Kosim Junaedi (kanan) memperkenalkan aplikasi ATM Tanpa Kartu di sela kegiatan Jalan Sehat Bank Jogja untuk memperingati HUT ke-262 Kota Jogja, Minggu (21/10) di Stadion Mandala Krida Jogja. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
21 Oktober 2018 16:20 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan masyarakat dan nasabah mengikuti Jalan Sehat Bank Jogja untuk memperingati HUT ke-262 Jogja, Minggu (21/10/2018) di Stadion Mandala Krida Jogja. Pada kegiatan tersebut Bank Jogja juga mengundi tabungan serta mengenalkan aplikasi anjungan tunai mandiri (ATM) tanpa kartu.

Direktur Utama Bank Jogja Kosim Junaedi mengatakan selain untuk memeriahkan HUT Jogja, kegiatan tersebut juga menjadi ajang apresiasi bagi nasabah dan masyarakat melalui undian berhadian. Dalam penarikan undian, Sumarno, warga Wirobrajan, Jogja mendapatkan hadiah utama berupa satu unit mobil dari Bank Jogja. “Tahun ini adalah penarikan undian kedua yang telah kami lakukan. Sebelum ini, kami lakukan pada Mei bersamaan dengan HUT Bank Jogja,” katanya di sela-sela kegiatan.

Selain penarikan undian, Bank Jogja juga mengenalkan layanan baru ATM tanpa kartu yang rencananya bisa digunakan oleh nasabah pada awal Desember mendatang. Kosim berharap aplikasi tersebut bisa memanjakan nasabah Bank Jogja karena sangat penggunaannya sangat simple dan aman.

“Saat ini masih dalam tahap uji coba dan menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalau sudah dapat izin dari OJK, nasabah bisa menggunakan aplikasi yang pertama ada di Jogja ini,” kata Kosim.

Cara kerja ATM tanpa kartu tersebut, kata dia, nasabah terlebih dulu mendaftarkan nomor ponsel dan rekening Bank Jogja ke costumer service. Setelah itu nasabah mengunduh aplikasi tersebut baik lewat Google Play Store untuk sistem operasional android dan iOS untuk produk Apple. “Aplikasi ini aman karena ada password bagi penggunanya. Ada juga kode penarikan dan PIN untuk tarik tunai melalui mesin ATM,” katanya.

Selain simpel, kata Kosim, nasabah juga bakal lebih mudah dan nyaman bertransaksi selama 24 jam tanpa harus menunggu kantor buka. Untuk langkah awal, Bank Jogja akan menyediakan layanan ini di lima lokasi. “Selain di Kantor Pusat, layanan tersebut juga bisa di akses di Kantor Kas Gedongkuning, Balai Kota, XT Square dan Kantor Kecamatan Jetis,” ucap dia.

Hingga kini, jumlah nasabah Bank Jogja diakui dia mencapai sekitar 80.000 orang. Adapun dari Rp100 miliar modal yang disetorkan oleh Pemkot Jogja, manajemen Bank Jogja mampu mengembangkannya dan memiliki nilai aset sebesar Rp757 miliar per September 2018.

sedangkan penyaluran kredit tercatat mencaai Rp621 miliar; dana pihak ketiga (tabungan) sebesar Rp239 miliar; dana deposito sebesar Rp314 miliar; laba kotor mencapai Rp19,2 miliar; dan kredit macet (NPL) hanya 0,53%.

Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi berharap agar Bank Jogja terus berinovasi meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai perusahaan daerah di bidang perbankan, Bank Jogja juga diminta untuk terus meningkatkan pelayanan. “Inovasi layanan yang dilakukan Bank Jogja turut berkontribusi kepada program pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot," ujarnya.