Kejar Target PAD, Dispar Gunungkidul Optimalkan Momen Libur Akhir Tahun

Pengunjung menanti sunset di Puncak Gunung Ireng, belum lama ini. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
08 Desember 2018 08:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dalam momen libur sekolah dan tahun baru. Ini dilakukan untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata yang hingga awal Desember ini belum tercapai.

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan target PAD sektor wisata 2018 yang dicanangkan Pemkab yakni Rp28.2 miliar. Namun hingga berita ini ditulis, baru tercapai Rp22 miliar. Dengan kata lain masih kurang sekitar Rp6 miliar.

"Memang masih ada kekurangan, kunjungan wisatawan sekarang ini baru mencapai 2,7 juta orang, atas hal itu kami coba penuhi di momen tahun baru nanti,” kata Harry, Jumat (7/12/2018).

Harry mengatakan penyebab capaian PAD sektor wisata belum tercapai lantaran dampak ombak besar yang merusak kawasan pantai selatan Gunungkidul beberapa waktu lalu. Hal itu diakuinya menurunkan jumlah wisatawan.

"Selain kerusakan di sarana prasarana yang ada juga berpengaruh dengan kunjungan wisatawan,” ucapnya.

Atas hal itu, agar kembali meningkatkan kunjungan wisatawan untuk menyambut libur akhir tahun, Dispar akan bekerjasama dengan pengelola wisata memberi pelatihan dan perbaikan sarana prasarana. Harapnnya dengan cara ini mampu memikat wisatawan berkunjung ke Bumi Binangun.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul Edi Susilo meminta pemkab untuk memaksimalkan potensi PAD dari sektor pariwisata. Caranya dengan melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung. Pelengkapan wahana bermain di setiap objek juga harus dilakukan.

Edi berharap dengan memaksimalkan potensi wisata yang ada, retribusi PAD dapat meningkat. Adapun untuk menekan kebocoran, pemkab diminta bekerjasama dengan pihak ketiga.

"Agar pemkab tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk gaji petugas hingga pengadaan tiket retribusi,” kata Edi.