Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Seorang pengendara sepeda motor melintas di jalan yang Lembah Sungai Bengawan Solo Purba di Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, belum lama ini. Lembah ini merupakan salah satu situs yang ada di kawasan Geopark Gunungsewu yang ada di Gunungkidul. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan di dalam revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) Gunungsewu terdapat sejumlah catatan. Salah satunya menyangkut pemasangan logo geopark yang dinilai belum terlihat di lokasi situs. “Ada lima catatan, salah satunya menyangkut masalah pemasangan logo geopark,” kata Asti kepada wartawan, Rabu (25/9/2019).
Menurut dia di dalam penilaian pemasangan logo menjadi catatan yang paling atas. Logo ini menjadi catatan karena keberadaannya belum terpasang secara masif. Asti menuturkan,pasca penilaian ulang, Dinpar Gunungkidul langsung menindaklanjutinya. “Segera kami pasang. Untuk titik bisa di lokasi situs, gapura selamat datang di Patuk atau di sentra produk olahan masyarakat yang tak jauh dari lokasi situs,” katanya.
Selain masalah logo, catatan lain yakni berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. Dari sisi pemberdayaan, Asti mengakui sudah mulai mendampingi masyarakat. Hanya, sesuai dengan konsep pengembangan internasional geopark, di sekitar situs masyarat harus bisa berbahasa Inggris. “Ini butuh proses, tapi yang jelas kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan,” kata mantan Sekretaris Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul ini.
Asti menambahkan keberadaan geopark gunung sewu juga akan terus dipromosikan sehingga dapat dikenal secara luas di masyarakat. “Harapannya dengan status ini dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Disinggung mengenai destinasi wisata yang telah menerapkan konsep geopark, Asti mengakui belum semua lokasi menerapkan. Beberapa destinasi seperti Gunung Api Purba Ngelanggeran, Kali Suci dan Lembah Ngingrong sudah menerapkan. “Keberadaan geopark tidak hanya untuk wisata, tapi juga berperan dalam proses edukasi hingga pemberdayaan masyarakat. Konsep-konsep ini terus diterapkan di setiap lokasi situs yang masuk dalam geopark,” tuturnya.
Anggota DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto, mengatakan keberadaan geopark harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Menurut dia, dengan dipertahankannya status UNESCO Global Geopark, Pemkab harus memberikan kejelasan status. Pasalnya, di kawasan karst tidak hanya berfungsi sebagai zona konservasi, tapi juga ada kawasan yang diperuntukkan untuk aktivitas pertambangan.
Dia berharap status ini dapat diperjelas sehingga tidak ada masalah di dalamnya. “Mumpung lagi ada review Perda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah [RTRW], ini harus diperjelas, mana kawasan yang masuk zona konservasi, mana yang boleh ditambang oleh rakyat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.