Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Minuman keras (miras). /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA- Polsek Gondokusuman mengamankan delapan botol miras dari salah satu kafe di Kelurahan Terban, pada Jumat (27/9/2019) malam. Tindakan ini bagian dari Giat Razia Imbangan Ops Narkoba Progo 2019, dengan sasaran narkoba, miras, sajam di kafe dan tempat hiburan malam.
Kapolsek Gondokusuman, Kompol Boni, menjelaskan barang bukti berupa delapan botol miras jenis bir bintang telah diamankan di Polsek Gondokusuman. Pemilik kafe, PRB dijerat pelanggaran tindak pidana ringan (Tipiring) yakni Perda Kota Jogja No. 07/2006.
Ia mengatakan pelaku merupakan pemain lama yang sudah beberapa kali diamankan. Pelaku kedapatan tidak memiliki izin minuman beralkohol. Selanjutnya pihaknya akan mengajukan kasus ini dengan proses hukum tipiring ke Pengadilan Negeri Kota Jogja pada Senin (30/9/2019).
Selain Kafe, pihaknya juga merazia beberapa tempat hiburan di Terban dan Klitren, seperti Karoku, Canting, Karaoke Inul dan Lipo Plaza. Dari razia itu tidak ditemukan narkoba dan sajam. “Miras sebagai awal adanya gangguan kamtibnas, ayo hidup sehat tanpa miras. Ciptakan Jogja sebagai Kota Pelajar dan Kota Wisata yang nyaman tanpa miras,” ujarnya.
Kasus penjualan miras yang dilakukan oleh pelaku yang sama berulang-ulang membuat kesan peraturan soal miras masih longgar dan tidak menimbulkan efek jera. Menanggapi hal ini, Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, menuturkan saat ini di Kota Jogja regulasi soal Ketertiban Umum (Tibum) dendanya sudah cukup tinggi, yakni Rp7,5 juta pada setiap kasus.
Ia mengungkapkan dalam Perda yang baru, diberlakukan denda yang bersifat akumulatif. Perda ini kata dia baru berlaku efektif mulai Agustus lalu. “Jadi kalau dia ditangkap denda Rp7,5 juta, besok ditangkap lagi Rp7,5 juta lagi,” ujarnya.
Kata dia berdasarkan perda itu, kafe mana pun seharusnya tidak boleh menjual miras. Miras hanya bisa dijual di hotel bintang empat. “Saya tidak tahu kadar alkoholnya, tapi seharusnya tetap tidak boleh. Miras hanya boleh dijual di hotel bintang empat,” katanya.
Pemkot kata dia telah menggiatkan beberapa operasi ke kafe-kafe yang menjual miras dan beberapa sudah berhasil, salah satunya kafe di wilayah Tegalrejo. “Ini selalu muter, sini kita tertibkan, muncul lagi di sana. Makanya ini menjadi bagian yang akan kami tertibkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.