Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota DPRD Gunungkidul bersiap menggunakan aplikasi pokok-pokok pikiran elektronik (Pokir-el) dan reses elektronik (Reses-el) sebagai wadah jaring aspirasi dari masyarakat. Direncanakan aplikasi ini diujicobakan dalam pelaksanaan masa reses pada Desember 2019.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Wiwik Widiastuti, mengatakan, Pokir-el dan Reses-el merupakan sebuah terobosan dalam upaya menyuarakan aspirasi dari masyarakat. Diharapkan dengan aplikasi ini, maka kinerja wakil rakyat bisa lebih maksimal. “Sudah disiapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah [Bappeda] dan kami siap menggunakannya,” kata Wiwik kepada wartawan, Jumat (25/10/2019).
Menurut dia, penerapan Pokir-el tidak lepas dari perkembangan teknologi dan informasi. Selama ini, menurut Wiwik, hasil dari jaring aspirasi dari masyarakat diberikan ke Pemkab dalam bentuk naskah manual. Namun dengan aplikasi ini maka laporan dapat diberikan secara daring. “Nanti pada Desember diujicoba. Rencananya tahun depan diterapkan secara penuh,” katanya.
Politikus PAN ini menambahkan di dalam aplikasi ini masing-masing anggota mendapatkan satu akun. Fasilitas ini diberikan sebagai sarana menyerahkan laporan hasil reses lengkap dengan jaring aspirasi dari masyarakat. “Mudah-mudahan berhasil dengan baik dan terpenting lagi aspirasi yang diserap bisa dilaksanakan melalui program yang dilaksanakan Pemkab,” katanya.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, mengatakan penerapan laporan berbasis aplikasi ini berguna untuk menunjang kinerja anggota Dewan. Untuk infrastrukur pendukung aplikasi Pemkab sudah menyiapkan sehingga wakil rakyat tinggal menjalankan. “Harapannya semua bisa mengisi karena program ini sebagai upaya memperjuangkan aspirasi yang diserap dari masyarakat,” tuturnya.
Menurut dia aplikasi ini memiliki fungsi dan manfaat sendiri-sendiri. Untuk Pokir-el berfungsi untuk mewadahi pokok-pokok pikiran yang dimiliki wakil rakyat, sedangkan untuk Reses-el bermanfaat sebagai wadah dalam menyerap aspirasi saat melakukan kegiatan reses.
Agus menjelaskan aplikasi ini terkoneksi dengan perencanaan pembangunan yang dimiliki Pemkab. Nantinya, setiap anggota Dewan mendapatkan akun yang dilengkapi dengan password untuk mengakses aplikasi tersebut. “Selama ini hasil reses maupun pokok-pokok pikiran Dewan langsung diserahkan ke Sekretariat Dewan. Dengan adanya aplikasi ini maka akan diurusi oleh masing-masing anggota,” ujar Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.