Pilur Gunungkidul 2026: 122.887 Calon Pemilih Masih Diverifikasi
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Sejumlah pekerja membongkar rumah terdampak pembangunan JJLS di Dusun Semampir, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, akhir pekan kemarin./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Semampir, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop mulai membongkar rumah yang terdampak pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Pembongkaran dilakukan secara sukarela karena proses pembangunan sudah berjalan dan warga telah mendapatkan pembayaran ganti rugi.
Salah seorang warga Dusun Semampir, Parwati, mengatakan pembongkaran rumah-rumah warga terdampak pembagunan JJLS sudah dilakukan sejak tiga pekan lalu. Adapun prosesnya tidak hanya melibatkan pemilik, namun pekerja pembangunan juga membantu pembongkaran.
Menurut dia, berdasarkan hasil kesepakatan bersama saat sosialisasi pembebasan, meski telah mendapatkan ganti rugi warga tidak kehilangan semua aset. Warga masih diperbolehkan mengambil beberapa bagian rumah seperti pintu, jendela, atap hingga genting. “Kalau rumah terdampak semua, maka warga dapat sebagian dari bagian rumah yang dibongkar dan ini sudah menjadi kesepakatan,” kata Parwati kepada Harian Jogja, Senin (28/10/2019).
Dia mengungkapkan proses pembongkaran berjalan lancar. Adapun pembangunan JJLS di ruas ini sepanjang 10,6 kilometer yang menghubungkan dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Disinggung mengenai ganti rugi, Parwati mengakui semua warga sudah mendapatkannya sebelum pembangunan dilakukan. “Kalau saya tidak banyak karena hanya sebagian yang tergusur sehingga mendapatkan ganti Rp500 juta. Jumlah ini terhitung kecil karena warga lain ada yang mendapat hingga miliaran rupiah,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Eddy Praptono, mengatakan pembangunan di dua ruas ini dilakukan dengan sistem multiyears. Untuk Jerukwudel-Baran-Duwet jangka waktu pengerjaan selama 30 bulan dengan nilai pembiayaan Rp282,4 miliar dan ruas Planjan-Legundi selama 18 bulan sebesar Rp96,091 miliar. “Jadi total untuk pembiayaan dua ruas ini mencapai Rp378,49 miliar. Ditargetkan pembangunan selesai di 2021,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.