Krisis Air Bersih Mengancam, Gunungkidul Petakan Sumber Air Baru
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Munggi, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, seperti terlihat Minggu (9/2/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul berencana merehabilitasi Pasar Munggi di Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Untuk tahap awal, Pembangunan membutuhkan anggaran Rp12 miliar.
Kabid Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan, mengatakan jajarannya merencanakan pembangunan Pasar Munggi sejak tahun lalu. Untuk pembangunan terbagi dua yakni zona timur dan barat. Hanya, prosesnya baru direncanakan untuk sisi barat. “Untuk pembangunan pasar sisi barat membutuhkan anggaran hingga Rp12 miliar,” kata Ari kepada Harian Jogja, Rabu (12/2/2020).
Untuk rencana pembangunan Disperindag sudah mengajukan anggaran tugas pembantuan (TP) Rp6,9 miliar ke Kementerian Perdagangan. Namun hingga saat ini belum ada kepastian apakah pengajuan disetujui atau tidak. “Kami masih mencoba konfirmasi ke Pusat apakah mendapat dana TP atau tidak,” katanya.
Menurut Ari, pengajuan dana TP hanya bagian untuk pembiayaan pembangunan. Pasalnya, besaran anggaran yang diajukan tidak mencukupi untuk membangun secara keseluruhan. Oleh karena itu, Disperindag menyiapkan skema lain yakni dengan mengakses dana alokasi khusus (DAK) atau melalui pembiayaan APBD. “Semua peluang kami coba, tapi untuk tahun ini hanya dana TP yang disiapkan. Untuk DAK atau dana APBD kemungkinan baru tahun depan,” katanya.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menyatakan jajarannya masih menuggu kepastian dana TP dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan Pasar Munggi. “Mudah-mudahan kami mendapatkan dana TP agar pembangunan Pasar Munggi bisa dilaksanakan tahun ini,” kata Johan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.