Elf Wisatawan Bogor Terguling di Tanjakan Bundelan, 1 Tewas
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Terminal Dhaksinarga./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga Wonosari, Sularjo memastikan tidak ada lonjakan penumpang yang turun. Pasalnya, penumpang yang datang didominasi oleh warga yang akan berangkat ke luar daerah.
“Operasional terminal tetap seperti biasa,” kata Sularjo, Rabu (26/5/2021).
Dia menjelaskan, setiap puluhan armada bus antar kota antar provinsi yang beroperasi. Sebagai contoh, kemarin ada 38 bus yang datang dan pergi. Hasil pencatatan ada 25 penumpang yang turun. Jumlah ini lebih sedikit karena yang berangkat melalui Terminal Dhaksinarga mencapai 382 orang.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Belum Putuskan Larangan Mudik Lokal
“Yang pulang memang ada, tapi tidak banyak,” ungkapnya.
Sularjo menambahkan, pencatatan tidak hanya untuk kedatangan maupun keberangkatan bus Akap. Namun demikian, juga berlaku pada armada bus angkutan kota dalam provinsi. “Setiap harinya ada pendataan,” katanya.
Ditambahkan dia, petugas di terminal tidak hanya melakukan pendataan. Namun demikian, juga ikut berupaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan di area terminal. Pasalnya, kawasan ini termasuk wilayah wajib pakai masker sehingga seluruh pengunjung yang datang harus mematuhinya.
“Kami juga sediakan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer untuk pengunjung,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Banyusoco, Kapanewon Playen, Damanhuri. Menurut dia, berdasarkan laporan dari kepala dusun tidak ada lagi perantau asal Banyusoco yang terpantau pulang kampung. “Kami akan terus pantau, tapi untuk saat ini belum ada pemudik yang pulang,” katanya.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Kebingungan Terapkan Larangan Mudik Lokal
Damanhuri menuturkan, pada saat larangan mudik berlangsung atau sebelum lebaran ada lima warga yang nekat pulang ke Banyusoco. Sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dilakukan pendataan dan data yang dihimpun dimasukan kedalam sistem informasi desa sebagai bahan pelaporan pemudik.
“Tapi usai lebaran kelima warga yang pulang juga telah berangkat ke luar daerah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.