Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Terminal Dhaksinarga./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga Wonosari, Sularjo memastikan tidak ada lonjakan penumpang yang turun. Pasalnya, penumpang yang datang didominasi oleh warga yang akan berangkat ke luar daerah.
“Operasional terminal tetap seperti biasa,” kata Sularjo, Rabu (26/5/2021).
Dia menjelaskan, setiap puluhan armada bus antar kota antar provinsi yang beroperasi. Sebagai contoh, kemarin ada 38 bus yang datang dan pergi. Hasil pencatatan ada 25 penumpang yang turun. Jumlah ini lebih sedikit karena yang berangkat melalui Terminal Dhaksinarga mencapai 382 orang.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Belum Putuskan Larangan Mudik Lokal
“Yang pulang memang ada, tapi tidak banyak,” ungkapnya.
Sularjo menambahkan, pencatatan tidak hanya untuk kedatangan maupun keberangkatan bus Akap. Namun demikian, juga berlaku pada armada bus angkutan kota dalam provinsi. “Setiap harinya ada pendataan,” katanya.
Ditambahkan dia, petugas di terminal tidak hanya melakukan pendataan. Namun demikian, juga ikut berupaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan di area terminal. Pasalnya, kawasan ini termasuk wilayah wajib pakai masker sehingga seluruh pengunjung yang datang harus mematuhinya.
“Kami juga sediakan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer untuk pengunjung,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Banyusoco, Kapanewon Playen, Damanhuri. Menurut dia, berdasarkan laporan dari kepala dusun tidak ada lagi perantau asal Banyusoco yang terpantau pulang kampung. “Kami akan terus pantau, tapi untuk saat ini belum ada pemudik yang pulang,” katanya.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Kebingungan Terapkan Larangan Mudik Lokal
Damanhuri menuturkan, pada saat larangan mudik berlangsung atau sebelum lebaran ada lima warga yang nekat pulang ke Banyusoco. Sesuai dengan instruksi dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dilakukan pendataan dan data yang dihimpun dimasukan kedalam sistem informasi desa sebagai bahan pelaporan pemudik.
“Tapi usai lebaran kelima warga yang pulang juga telah berangkat ke luar daerah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har