Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Alprazolam di Kawasan Kasongan
Polres Bantul mengungkap dugaan peredaran Alprazolam di Kasihan setelah menerima laporan warga. Seorang pemuda diamankan bersama 24 tablet obat psikotropika.
Objek Wisata Taman Sari/Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah objek wisata (obwis) di Kota Jogja tengah mematangkan persiapan dan pelbagai sarana pelengkap lainnya menyambut rencana pembukaan menyusul adanya kemungkinan wilayah DIY mengalami penurunan level PPKM. Saat ini sejumlah obwis tersebut masih ditutup akibat penerapan PPKM level 3 di seluruh wilayah DIY.
Staf Humas Keraton Jogja, Vinia Prima mengatakan, wisata di kawasan itu yang meliputi Museum Kereta Keraton, Kompleks Pagelaran Keben/Kompleks Kedhaton (Museum Keraton), Tamansari, dan Puralaya Imogiri dan Kotagede masih tutup total. Pihaknya juga masih menunggu arahan pemerintah terkait dengan pembukaan wisata di masa PPKM ini.
"Sampai sejauh ini memang belum ada dhawuh dan arahan. Tapi pekan ini akan ada rapat dan pembahasan detail persiapan yang akan dilakukan jika wisata buka kembali," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa pembahasan dan juga persiapan itu nantinya akan mengulas seputar detail pelaksaan protokol kesehatan di masa PPKM, termasuk pula ketentuan lainnya baik bagi wisatawan lokal maupun yang berasal dari luar daerah. "Pembahasan soal penggunaan aplikasi Pedulilindungi juga nanti akan dibahas bagaimana penggunaan dan teknis detailnya," ungkap Vinia.
Kepala UPT Pengelolaan Cagar Budaya, Ekwanto mengatakan, sesuai dengan ketentuan dan pencanangan yang dilakukan oleh Pemkot Jogja beberapa waktu lalu, kawasan Malioboro akan diterapkan sebagai tempat wajib vaksin dan masker. Pihaknya juga telah melakukan simulasi terhadap aturan itu.
Baca juga: Ini Bahaya Duduk Terlalu Lama terhadap Punggung, Tulang Belakang, & Leher
"Yang disampaikan sewaktu launching itu akan diterapkan betul saat wisata nanti boleh dibuka," ujar dia.
Ekwanto menambahkan bahwa, pihaknya akan memastikan bahwa aturan yang dibuat bakal disinergikan dengan semua pihak. Nantinya petugas gabungan akan memantau dan mengawasi pelaksanaan Malioboro wajib masker dan vaksin.
Sementara, Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi menuturkan bahwa, pihaknya bakal menguji coba penerapan one gate system atau satu pintu masuk dalam beberapa hari ke depan di kawasan Malioboro. Hal ini dilakukan melihat geliat kawasan Malioboro yang telah mulai cukup signifikan menjelang akhir pekan. Dalam skema one gate system itu nantinya wisatawan bakal masuk lewat terminal Giwangan untuk diperiksa sejumlah kelengkapan pendukung semisal surat bebas Covid-19, kartu vaksin dan lain sebagainya untuk kemudian diarahkan ke destinasi wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul mengungkap dugaan peredaran Alprazolam di Kasihan setelah menerima laporan warga. Seorang pemuda diamankan bersama 24 tablet obat psikotropika.
Kejagung memastikan FA dan DR tetap berstatus tersangka meski penanganan tiga perkara dugaan korupsi dialihkan dari Polri ke Kejagung.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.
Progres pembangunan Gedung DPRD DIY mencapai 81,7 persen. Sultan HB X meminta desain lebih aman, ergonomis, dan ramah bagi masyarakat.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.