Hindari Sanksi, Revisi Perda Pajak dan Retribusi Gunungkidul Ditarget Rampung 14 Hari
Pemkab dan DPRD Gunungkidul merampungkan revisi Perda Pajak dan Retribusi dalam 14 hari untuk menghindari sanksi dari Kemendagri.
Ilustrasi penjualan hewan kurban./JIBI-Bisnis Indonesia-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pencegahan penyakit kuku dan mulut (PMK) di Gunungkidul terus dilakukan. Salah satunya dilakukan oleh pengelola Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen. Mereka membuat grup WhatsApp untuk transaksi ternak secara online.
Pengelola Pasar Hewan Siyonoharjo, Isnaning Suindarti mengatakan, berbagai cara dilakukan untuk pencegahan PMK. Selain memeriksa dan menyemprot disinfektan di area pasar, para pedagang juga berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan informasi dan teknologi, yakni melalui grup Whatsapp.
BACA JUGA: Sumber Air Bribin 2 Dihidupkan Lagi? Ini Kata PDAM Tirta Handayani
Menurut dia, sudah ada grup Whatsapp yang berisikan sekitar 70 anggota. Diharapkan dengan media ini antara pedagang dengan pembeli bisa bertransaksi secara online jelang perayaan Iduladha.
"Jadi negosiasinya lewat daring. Setelah sepakat, maka ternak bisa diambil ke rumah tanpa harus dibawa ke pasar," kata Isnaning kepada wartawan, Minggu (19/6/2022).
Dia berharap sarana Grup WA ini dapat dimanfaatkan untuk mempermudah transaksi jual beli. Menurut Isnaning, didalam grup ini tidak hanya ada pedagang, tapi juga terdapat dokter hewan.
"Dokter hewan ada yang ikut grup agar bisa membantu dalam upaya penanganan terhadap ternak yang mengalami sakit," ujarnya.
BACA JUGA: Begini Jurus Pemkab Gunungkidul Mengatasi Lonjakan Kasus Leptospirosis
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, sudah melakukan kajian tentang kebutuhan hewan kurban saat perayaan Iduladha. Ia memastikan stok di masyarakat masih sangat mencukupi. “Masyarakat tidak perlu khawatir karena stoknya masih aman,” kata Wibawanti.
Dia mencontohkan, untuk sapi potong sudah tersedia sebanyak 10.804 ekor. Adapun kebutuhan saat Kurban diperkirakan hanya sekitar 4.203 ekor. Hal yang sama pada kambing, stoknya mencapai 15.722 ekor siap potong. Sedangkan, kebutuhannya diperkirakan hanya 12.674 ekor. “Jadi masih surplus sehingga untuk kebutuhan Kurban tidak ada masalah,” katanya.
Wibawanti menambahkan, jelang perayaan Iduladha akan meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak. Selain itu, guna memberikan kepastian keamanan juga membuat kebijakan hewan Kurban yang dijual harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan. “Ini masih kami sosialisasikan terkait dengan surat sehat untuk hewan Kurban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab dan DPRD Gunungkidul merampungkan revisi Perda Pajak dan Retribusi dalam 14 hari untuk menghindari sanksi dari Kemendagri.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 13 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA, Selasa, 13 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 13 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 12 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.