Kalah Dalam Pilur Ngoro-Oro, Sukasto Legawa dan Terima Hasil
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Aktivitas lalu lintas di seputaran Tugu Tobong di Kalurahan Logandeng, Playen. Selasa (3/1/2023). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Gunungkidul telah menyelesaikan rekayasa arus lalu lintas di seputaran Tugu Tobong Gamping di Kalurahan Logandeng, Playen. Akan tetapi belum dilakukan pemasangan Lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (Appil) atau Bangjo.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, pasca-dilakukannya penataan kawasan di Bundaran Siyono di Kalurahan Logandeng, Playen, ada sejumlah program yang dipersiapkan guna mengurai terjadinya kemacetan maupun potensi kecelakaan di kawasan tersebut. Program pertama dengan melakukan rekayasa arus lalu lintas yang sudah mulai dilaksanakan sejak Rabu (18/1/2023).
BACA JUGA : Tugu Tobong dan Pedestrian Siyono Rampung Akhir
Rekayasa yang dilakukan mengharuskan pengendara yang melaju dari arah Kiai Legi atau Jalur Cinta tak bisa langsung berbelok saat menuju Wonosari. Para pengendara diwajibkan memutar terlebih dahulu di Bundaran Tugu Tobong kemudian ke selatan menuju Wonosari.
“Sebelum penataan kawasan dilakukan, pengendara bisa langsung belok. Tapi sekarang tidak dan untuk kelancaran rekayasa di lokasi sudah dipasang board barier sebagai pembatas,” katanya, Minggu (22/1/2023).
Bayu menjelaskan, rekayasa dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan di sekitar lokasi. Selain itu, juga sebagai upaya mengurangi kepadatan arus kendaraan yang ada.
“Untuk rekayasa sudah kami koordinasikan dengan kepolisian maupun pihak-pihak terkait lainnya,” ungkapnya.
Adapun rencana kedua menyangkut dengan masalah pemasangan lampu bangjo di Bundaran Tugu Tobong. Langkah ini sudah mulai direalisasikan dengan memaparkan tentang perlunya pemasangan Apill ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jateng-DIY.
BACA JUGA : Belum Genap Sebulan, Aspal di Kawasan Tugu Tobong
“Untuk kepastiannya masih menunggu kajian. Dikarenakan status jalan merupakan milik nasional, maka kewenangan berada di BPTD, sedangkan kami sebatas mengusulkan saja dan harapannya bisa direalisasikan,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, permasalahan rekayasa arus lalu lintas maupun pemasangan lampu bangjo diserahkan sepenuhnya ke dinas perhubungan. Menurut dia, kewenangannya hanya sebatas menangani penataan yang sudah selesai sejak akhir 2022 lalu.
“Total untuk penataan tahap satu ini menelan biaya sekitar Rp8,4 miliar. Sekarang masih dalam masa pemeliharaan, apabila ada yang rusak maka perbaikan masih menjadi tanggung jawab rekanan yang mengerjakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.