PSIM Jogja Segera Cari Pengganti Jean-Paul van Gastel, Ditargetkan Kurang dari Sebulan
Harianjogja.com, JOGJA—Management PSIM Jogja resmi mengakhiri kerjasama dengan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih. Sebulan kedepan akan digantikan sementara o
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Dugaan percobaan penculikan anak menyebar di beberapa kota. Baru-baru ini kabar tersebut juga menggemparkan DIY khususnya di Kabupaten Sleman. Seorang anak di Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, diduga hendak menjadi korban percobaan penculikan.
Terkait dengan hal itu, psikolog forensik sekaligus Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, Koentjoro mengatakan secara psikologis sifat dari ketakutan menular. Sehingga isu penculikan mudah dikembangkan.
"Cuma yang saya khawatirkan ini ada isu-isu yang terkait dengan politik. Jadi di zaman modern seperti sekarang ini ada istilahnya terror factory," ucapnya, Kamis (2/2/2023).
Dia mengkhawatirkan informasi tentang penculikan itu tidak benar, tetapi masyarakat sudah terjebak di dalam terornya. Di dalam ilmu psikologi, menurutnya untuk melakukan intervensi harus ketemu dulu pokok masalahnya.
"Masyarakat perlu diyakinkan kalau itu tidak ada. Kedua sekarang yang namanya gotong royong antar kampung kita kembangkan. Antar instansi, antar manusia dikembangkan," jelasnya.
BACA JUGA: Marak Hoaks Penculikan Anak, Polres Bantul Datangi Sekolah-Sekolah
Dari sisi keamanan harus bisa memberikan bukti, jika pelaku teror sudah ditangkap harus dihukum. Dalam situasi seperti saat ini hoaks yang menyebar sangat berbahaya.
Menurutnya teror semacam ini bisa berlangsung lama. Saat kecemasan dan ketakutan terbentuk, nanti akan ada sosok penolong. Apapun yang disampaikan akan diikuti.
"Teror itu bermuatan politik. Teror buat masyarakat ketakutan. Kalau orang ketakutan, ada orang masuk seolah pahlawan. Jadi banyak pengikutnya."
Koentjoro berpesan saling jaga dengan tetangga dan lingkungan sekitar penting. Misal membuat grup RT dan RW, sehingga saat terjadi sesuatu bisa cepat mengambil tindakan.
"Kemudian ada sistem laporan yang jelas, seandainya ada penculikan lapornya kemana. Di daerah mana yang paling dekat, nomor telepon berapa jadi masyarakat bisa tenang," lanjutnya.
Sementara sosiolog kriminal, Soeprapto menjelaskan tentang apakah ini hoaks atau bukan, bisa jadi awalnya ada berita atau laporan, namun menjadi viral. Kemudian masyarakat punya pikiran buruk yang berlebihan. "Misalnya ada pedagang menawarkan dagangannya ke anak-anak di sekolah sudah dicurigai dan dijustifikasi akan menculik," ucapnya.
Dari pihak sekolah perlu melakukan pemantauan kepada siswanya dan meyakini bahwa anak didiknya aman. "Berada pada area yang steril dari kejahatan pihak luar."
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meminta kepada orang tua agar tidak panik berlebihan. Kustini menghimbau agar tetap waspada dan tetap memberikan perhatian pada adanya potensi kasus tersebut.
"Saya dengar juga kabar itu [penculikan]. Tapi terkait kasusnya seperti apa kita serahkan pada kepolisian. Yang jelas saya minta agar para orang tua tetap waspada. Tidak usah terlalu panik karena bisa repot nanti," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Management PSIM Jogja resmi mengakhiri kerjasama dengan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih. Sebulan kedepan akan digantikan sementara o
Mousa Bagayoko absen 3-4 pekan akibat cedera lutut. Pieter Huistra menyiapkan sejumlah opsi gelandang PSS Sleman untuk melawan Persik.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Polri menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak. KNKT juga diminta memeriksa aspek teknis dan nonteknis.
BRIN menduga serpihan benda langit yang jatuh di Sampit, Kalimantan Tengah, merupakan bagian roket ZhuQue-2E asal China.
PSS Sleman membawa 23 pemain yang sama untuk menghadapi Persik Kediri pada 22 Oktober 2026. Pieter Huistra memastikan skuadnya dalam kondisi baik.