Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Pengendara motor melintasi Jembatan Glagah yang dalam kondisi rusah, Senin (26/9/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Pemudik dari arah barat Kawasan Purworejo yang akan melewati jalur selatan tepatnya di Jembatan Glagah harus dialihkan. Musababnya jembatan ini masih rusak dan belum dilakukan perbaikan.
Tim survei jalan lintas selatan yang terdiri dari kepolisian hingga Dinas Perhubungan melakukan cek atau survei sarana dan prasarana pendukung jalan dari Simpang Brosot, Galur; Karangwuni, Wates sampai Pangkalan Sindutan, Temon Kabupaten Kulonprogo.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan survei yang dilakukan pada Selasa 11 April 2023 tersebut bertujuan memastikan kesiapan menghadapi arus lalu lintas mudik lebaran tahun 2023. Selain itu juga mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
BACA JUGA : Jembatan Glagah Rusak, Begini Skenario Perbaikannya
“Hal tersebut dilakukan utamanya karena area Barat Kulonprogo merupakan gerbang atau pintu masuk menuju DIY,” kata Noviartuti dihubungi pada Rabu (12/4/2023).
Hasil survei tersebut adalah kondisi jalan nasional yang melintasi Kapanewon Sentolo sampai Kapanewon Temon secara umum dalam kondisi baik. Jalur lain yaitu jalur tengah Toyan sampai Brosot dan JJLS dalam kondisi yang baik. Lubang-lubang yang sempat ada sudah ditambal.
Akan tetapi khusus untuk JJLS yang melewati Jembatan Glagah harus dialihkan, karena jembatan tersebut rusak dan belum dilakukan perbaikan. Pemudik dari arah barat sebaiknya memperhatikan berbagai penunjuk arah yang disiapkan petugas.
“Untuk JJLS saat ini terkendala jembatan Glagah yang rusak dan tidak dapat dilalui. Dengan demikian arus lalu lintas yang melalui JJLS dari Purworejo sampai di Simpang Tiga Glaheng kami arahkan menuju jalan nasional,” ujarnya.
BACA JUGA : Parah! Pengendara Mobil Nekat Melintasi Jembatan Glagah
Adapun arus dari arah barat atau Srandakan juga dialihkan. “Selanjutnya bisa juga melalui jalur Toyan atau melewati jalur utama. Dari arah Srandakan menuju Purworejo yang lewat JJLS di Pertigaan Karangwuni belok ke kanan arah jalan nasional atau bisa melewati jalur tengah Brosot-Toyan,” katanya.
Ia menyatakan pos pemantauan akan didirikan di sebelah Barat Simpang Pangkalan. Polres Kulonprogo memberikan imbauan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi agar berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Selain itu, pemudik wajib berkonsentrasi ketika berkendara.
“Selain itu utamakan keselamatan bukan kecepatan. Jika lelah jangan memaksakan diri, usahakan untuk beristirahat sejenak agar konsentrasi terjaga. Pemudik yang menggunakan transportasi umum tetap waspada terhadap tindak kejahatan seperti, penipuan, gendam dan pencopetan. Kami imbau kepada ibu-ibu untuk tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan, lalu simpan barang berharga di tempat yang aman,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.