Komisi A DPRD Jogja Dorong Seni Jalanan Dikurasi dan Punya Lokasi Khusus
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Beny Suharsono dilantik sebagai Sekda DIY di Kompleks Kepatihan, Senin (22/5/2023). /Harian Jogja-Stefani.
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X melantik Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) DIY Beny Suharsono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DIY di Kompleks Kepatihan, Senin (22/5/2023). Beny Suharsono menggantikan Kadarmanta Baskara Aji yang pensiun sejak 1 Maret lalu.
Beny menyampaikan sebagai Sekda DIY nantinya dia akan fokus mewujudkan visi misi Gubernur DIY yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022-2027.
BACA JUGA : Triwulan Pertama Bappeda DIY Fokus Tuntaskan Kemiskinan
Dalam memangku jabatan sebagai Sekda DIY, nantinya Beny akan fokus dalam upaya penurunan kemiskinan di DIY. “Fokus utamanya mengurangi angka kemiskinan menuju ke angka 8,66 persen tahun 2027,” ucapnya di Kompleks Kepatihan, Senin (22/5/2023).
Menurut Beny pembangunan di wilayah selatan juga menjadi prioritas. Selama menjabat sebagai Sekda DIY, dia akan berupaya agar terjadi pertumbuhan yang signifikan di wilayah selatan. Sehingga diharapkan perkembangan wilayah tersebut dapat setara dengan perkembangan di wilayah utara dan tengah DIY.
Dalam mewujudkan perkembangan di tiap wilayah di DIY, Beny juga akan berupaya mewujudkan reformasi kalurahan. ‘Pada reformasi kalurahan nanti akan dicanangkan untuk mempercepat, mengakselerasi pembangunan di wilayah selatan tanpa meninggalkan di wilayah utara,” ucapnya.
Nantinya menurut Beny melalui budaya inovasi yang didukung oleh teknologi informasi akan memperkuat, dan memperteguh kecepatan reformasi tersebut.
BACA JUGA : Meski Miskin, Orang Jogja Bahagia dan Panjang Usia
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam sambutannya menyampaikan sekda terpilih diharapkan dapat berperan mengakselerasi pembangunan wilayah selatan DIY. Dia menyampaikan secara eksplisit dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) DIY 2005-2025 menekankan pada pentingnya pemberian pendampingan, subsidi dan investasi yang lebih besar dalam merealisasikan skema Jogja Menghadap ke Selatan.
“Untuk itu Sekda terlantik harus meresapi, dan selanjutnya memobilisasi segala potensi, untuk mendukung tercapainya visi Gubernur yakni Mewujudkan Pancamulia Masyarakat Jogja melalui reformasi kalurahan, pemberdayaan kawasan selatan, serta pengembangan budaya inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.