Investasi Sleman Tembus Rp3,53 Triliun, Ini Sektor Terbesarnya
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Ilustrasi TPA Piyungan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY telah memerintahkan agar Pemkab Sleman dapat mengolah sampah dari masyarakat Sleman secara mandiri. Sementara rencana untuk membangun tempat penitipan sampah sementara di Cangkringan pun dibatalkan oleh Pemda DIY.
Hal itu disampaikan Sekda DIY, Beny Suharsono. DIa menyampaikan selama ini telah dibangun tempat pembuangan sampah di Tamanmartani, Kalasan, tetapi belum beroperasi. Karena itulah, menurut Beny, lokasi tersebut akan digunakan untuk mengolah sampah Kabupaten Sleman secara desentralisasi. “Hari ini diperintahkan oleh Pak Gubernur, Sleman harus mengelola sampah di Tamanmartani,” katanya, Kamis (27/7/2023).
Beny juga menegaskan rencana penggunaan lahan di Cangkringan untuk tempat pembuangan sampah sementara tidak jadi dilakukan. Menurutnya, telah disepakati bahwa Cangkringan akan digunakan sebagai tempat resapan air, sehingga apabila tempat tersebut digunakan untuk sebagai tempat pembuangan sampah sementara dikhawatirkan dapat mencemari air yang ada. “Diminta Pak Gubernur, Sleman menggunakan Tamanmartani, tidak menggunakan Cangkringan, tidak menggunakan manapun,” katanya.
BACA JUGA: Penampungan Sampah Sementara TPA Piyungan Tetap di Cangkringan? Ini Syarat yang Diajukan Warga
Beny menyampaikan permintaan tersebut sudah disampaikan kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat Rapat Koordinasi dan Pengendalian (Rakordal) siang tadi di Kepatihan. “Sebelum itu kami sudah matur kepada Ibu Bupati Sleman, pada saat Rakordal,” katanya.
Tempat pembuangan sampah di Tamanmartani menurut Beny mulai hari ini telah beroperasi. Kemudian, untuk Bantul, menurut Beny telah berkomitmen mengelola sampahnya secara mandiri melalui kalurahan dan bank sampah yang ada. Dia menyampaikan lahan yang tersedia di Kabupaten Bantul juga memungkinkan untuk digunakan sebagai jugangan. “Bantul punya program sampah selesai di kalurahan. Bupati Bantul punya komitmen sampah di Bantul akan terselesaikan di kalurahan masing-masing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat
Sebanyak 22 sekolah di Kulonprogo dilaporkan kesulitan air bersih saat kemarau. SDN Jatiroto mengandalkan bantuan droping air dari BPBD.