Cangkringan Benahi Pelayanan Publik lewat Empat Standar Layanan
Cangkringan mengevaluasi empat standar layanan publik dan mendorong inovasi serta masukan warga untuk memperbaiki pelayanan.
Logo BNPB/Wikipedia
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk mematangkan rencana kontinjensi (renkon) gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Kulonprogo, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo menggelar seminar loka karya (semiloka), Selasa (1/8/2023).
Penyuluh Bencana Direktorat Kesiapsiagaan BNPB DIY, Indah Fitrianasari mengatakan Semiloka tersebut digelar untuk menyaring aspirasi atau saran terhadap dokumen rencana kontinjensi (renkon) bencana. Setelah semiloka digelar, maka BNPB dan BPBD Kulonprogo akan melakukan sosialisasi kepada lebih banyak pihak.
BACA JUGA: Viral Tabrakan Mobil Tewaskan Pak Ogah di Ringroad Barat, Polisi Masih Selidiki Pengemudi
"Kalau dikatakan uji publik, masih belum. Hari ini kami masih meminta masukan dari pihak-pihak terkait. Kamis besok kami tindak lanjuti untuk sosialisasi ke pemangku kepentingan lain," kata Indah ditemui di Komplek Pemda Kulonprogo.
Dia menambahkan sosialisasi tersebut akan menyasar lebih banyak pihak sampai ke organisasi di tingkat desa/kalurahan atau pentahelix. Pentahelix atau multipihak tersusun dari unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media.
"Jadi ketika nanti ada bencana, dokumen tersebut dapat diaktivasi. Ini jadi pedoman ketika darurat bencana. Sudah siap lah karena ada perencanaan," katanya.
Kata Indah, BNPB hanya memberi fasilitasi sampai tahap sosialisasi. Dokumen tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pj Bupati Kulonprogo untuk dapat ditindaklanjuti pengesahannya. "Singkatnya, dokumen ini jadi semacam contekan untuk Pemerintah Kabupaten bertindak," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala BPBD Kulonprogo, Joko Satyo Agus Nahrowi, mengatakan bahwa dokumen renkon tersebut juga masih dapat diubah atau disesuaikan dengan situasi dan kondisi lapangan karena sifatnya yang tidak mengikat.
Tambah Nahrowi, apabila terjadi tsunami, gelombang diperkirakan akan tiba kurang dari 30 menit setelah gempa yang kuat. Namun begitu, ketinggian tsunami dapat diprediksi melalui besaran kekuatan gempa. Beberapa tempat yang menjadi titik aman perlindungan tsunami di Kulonprogo antara lain Stadion Cangkring, Lapangan Krembangan, Panjatan; dan Girigondo, Temon.
Penyusunan renkon gempa bumi dan tsunami tersebut difasilitasi oleh BNPB melalui Proyek Prakarsa Ketangguhan Bencana Indonesia atau Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP).
Staf Ahli Bupati Kulonprogo, Eko Pranyoto, mengatakan Pemkab Kulonprogo sangat mengapresiasi dengan adanya semiloka rencana kontingensi bencana tsunami karena dengan begitu ada standar operasional prosedur (SOP) yang jelas untuk mitigasi bencana.
“Kami sangat mengapresiasi karena dengan adanya pembahasan renkon tersebut maka akan ada SOP terkait mitigasi bencana untuk semua pemangku kepentingan sehingga ada gambaran akan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cangkringan mengevaluasi empat standar layanan publik dan mendorong inovasi serta masukan warga untuk memperbaiki pelayanan.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.