Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, BANTUL—Satpol PP Bantul meminta peran masyarakat dalam mengawasi peredaran minuman keras (miras) ilegal. Hal ini sebagai bentuk antisipasi setelah timbulnya sejumlah korban jiwa akibat miras oplosan di Bantul beberapa waktu lalu.
Plt Kepala Satpol PP Bantul, Jati Bayubroto, menjelaskan dalam mengawasi peredaran miras illegal, Satpol PP Bantul melakukan razia di sejumlah tempat. “Razia miras kami terakhirAgustus-September kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (6/10/2023).
Dari razia tersebut, Satpol PP Bantul menyita hampir 100 botol miras baik bermerk maupun oplosan. “Kami hanya mendapatkan dari empat pelaku, hampir seratursan botol. Jenis lokal, Bantul lokal aja. ada oplosan juga,” ungkapnya.
BACA JUGA : Terungkap! Ini Jenis Miras Oplosan yang Renggut Nyawa 5 Warga Bantul
Beberapa lokasi penyitaan tersebut di antaranya di Kapanewon Kretek, Pandak dan Bantul. Terhadap para penjual, Satpol PP Bantul mengajukan yustisi untuk diproses hukum di pengadilan. “Yustisi, ajukan ke pengadilan. Kalau penahanan itu kewenangan hakim yang memutus perkara,” katanya.
Walau tidak setiap bulan, namun ia memastikan sampai akhir tahun nanti masih akan ada razia miras. “Sepanjang ada informasi sebisa mungkin ditindak lanjuti. Razia tetap, pasti kami masih melakukan,” paparnya.
Di samping razia, ia berharap peran masyarakat juga dioptimalkan dalam pengawasan peredaran miras di Bantul. Hal ini diperlukan karena Satpol PP Bantul memiliki keterbatasan baik dari biaya operasional maupun personel. “Kalau dari kami operasi aja. tidak setiap bulan. Anggaran terbatas, banyak yang kita ampu, jadi tidak bisa rutin tiap bulan,” kata dia.
Ia berharap masyarakat melalui lembaga-lembaga yang sudah terbentuk seperti linmas, Jaga Warga dan sebagainya dapat membantu fungsi pengawasan tersebut. “Kita sudah bentuk Linmas, Jaga Warga, berbagai ormas di masyarakat, diharapkan bisa bersama-sama pengawasan dan penolakan jika disinyalir ada penjualan miras di wilayahnya,” ujarnya.
BACA JUGA : 5 Warga Bantul Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan
Ia mengimbau masyarakat untuk saling menjaga baik keluarga maupun lingkungannya dari peredaran miras. “Kami mengimbau segenap masyarakat untuk waspada kepada keluarganya, lingkunganya. Tokoh masyarakat untuk tidak bosan bersuara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.