Polemik Desil DTSEN, Ribuan Warga Bantul Diusulkan Dapat Bansos
Dinsos Bantul mencatat ribuan usulan penerima bansos, termasuk 1.789 usulan PBI JK, 95 PKH, dan 79 bantuan sembako melalui kalurahan dan Dinsos.
Chief editor penulisan buku testimoni Sultan HB X, Heri Nugroho menunjukkan bukun akan diluncurkan pada peringatan 80 tahun Sri Sultan HB X, Kamis (14/12/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY bakal meluncurkan buku peringatan 80 tahun Sri Sultan HB X berdasarkan penanggalan Jawa di Pagelaran Kraton Jogja, Jumat (15/12/2023) malam.
Ada dua buku yang masing-masing berisi tentang testimoni para tokoh tentang kepemimpinan Sultan dan juga tema lainnya.
Koordinator Substansi Hubungan Masyarakat, Biro Umum, Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan kedua buku yang diluncurkan itu sebagian besar berisi tentang kepemimpinan Sultan dari sejumlah tokoh.
Dalam peluncuran nanti acara dikemas dengan penampilan pentas budaya dari Kraton Jogja berupa tarian bedoyo dan penampilan dari Yogyakarta Royal Orchestra.
"Acara besok bisa disaksikan juga melalui akun Youtube Kraton Jogja dan Humas Pemda DIY karena akan disiarkan langsung secara streaming," ujarnya, Kamis (14/12/2023).
Perwakilan penerbit buku Kompas, Bambang Sigap Sumantri menyampaikan buku yang diterbitkan pihaknya diberi judul Berdaulat untuk Kesejahteraan Rakyat; Festschrift Dasa Windu Sultan HB X.
Buku berisi kumpulan esai dan makalah dan cerita pribadi tokoh nasional dan internasional dari berbagai latar belakang sebagai dedikasi kepada Sultan.
Menurut Bambang, Sultan tidak terlalu mengintervensi isi buku agar sesuai dengan keinginannya. Penulis dibebaskan untuk berpendapat sesuai dengan tema yang ditentukan. Sebab ada salah satu tulisan yang menurut editor cukup tajam saat mengulas tema Kraton dan Suksesi.
"Ada empat kali pertemuan untuk membahas kemajuan buku, dua kali di Jogja dan dua kali di Jakarta. Penulis dibebaskan dan Sultan menghargai pendapat dalam karangan ini. Ada tema yang ditulis sangat tajam, tetapi ketika diajukan untuk dimintai pendapat, Sultan tidak mempermasalahkan," ujar dia.
Chief editor penulisan buku, Heri Nugroho menyebut dirinya dihubungi oleh Pemda DIY sekitar empat bulan yang lalu untuk menggagas penulisan buku itu. "Ada 12 sampai 13 jurnalis dan empat orang editor yang terlibat. Setelah diskusi maka sayang kalau isi buku hanya berisi puja puji, maka diputuskan bahwa isi buku mengarah pada yang terbit sekarang," ungkapnya.
BACA JUGA: Sepakbola Pantai untuk Memeringati Ulang Tahun Sultan HB X Digelar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Diputuskan judul buku yang diangkat yakni Bunga Rampai Aspirasi 80 Tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X, Mendengar Suara Merawat Semesta. "Total ada 80 testimoni dari sejumlah tokoh yang dimintai pendapat mulai dari budayawan, akademisi sampai masyarakat akar rumput. Sehingga total naskah ada sebanyak 80 dalam buku ini," pungkas dia.
Aditya Chander, visiting conductor kandidat Yale University yang terlibat dalam penampilan orkestra menyebutkan, dirinya nanti akan memainkan celo.
"Saya sebagai solo violin di acara nanti. Setahun lalu kraton dan kampus menjalin kerja sama sehingga saya bisa terlibat dalam acara peluncuran buku nanti. Untuk orkestra nanti kami sudah latihan seminggu ada biola celo dan sebagainya. Kami akan bawa tiga lagu semuanya klasik," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Bantul mencatat ribuan usulan penerima bansos, termasuk 1.789 usulan PBI JK, 95 PKH, dan 79 bantuan sembako melalui kalurahan dan Dinsos.
Ban pesawat Garuda GA604 pecah setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta. Pesawat mendarat selamat di Makassar dan menjalani pemeriksaan.
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Pimpinan ponpes di Lombok Tengah divonis 14 tahun penjara dalam kasus kekerasan seksual dan diwajibkan membayar restitusi Rp111,44 juta.
Pabrik BYD di Subang berkapasitas 150.000 unit per tahun dan berpotensi menyerap lebih dari 20.000 tenaga kerja lokal.