Pemuda Mabuk Bawa Celurit di Jalan Palagan Sleman Diamankan Polisi
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Suasana demontrasi Jaringan Gugat Demokrasi di Simpang Tiga Gejayan, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Senin (12/2/2024)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa Jaringan Gugat Demokrasi yang berpusat di Simpang Tiga Gejayan. Pengalihan arus lalu lintas juga sempat dilakukan selama aksi berlangsung.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Yuswanto Ardi mengungkapkan sejumlah personel telah ditempatkan di sepanjang jalur longmarch para demonstran. Titik-titik tersebut merupakan lokasi yang diprediksikan akan menimbulkan ketidaknyamanan aktivitas warga. Pasalnya ribuan demonstran yang tergabung Jaringan Gugat Demokrasi melakukan longmarch dari Bunderan UGM ke pusat aksi di Simpang Tiga Gejayan.
"Sepanjang jalan mulai dari bunderan UGM sampai dengan di Pertigaan Gejayan ini kita lakukan pengawalan. Terus kemudian di sepanjang titik, ada enam titik yang kita diprediksikan akan terjadi ketidak nyamanan masyarakat kita terjunkan personil untuk melakukan pengaturan," kata Ardi pada Senin (12/2/2024).
Setidaknya ratusan personel diterjunkan untuk pengamanan aksi ini. Ratusan personel itu merupakan gabungan dari personel Polresta Sleman dan Polda DIY.
"Untuk personel saat ini diterjunkan ada 352 personel. Itu terdiri dari personil Polresta Sleman dan polda DIY," tandasnya.
Baca Juga
Amankan Gejayan Memanggil, Polres Sleman Terjunkan 300 Personelnya
Jaringan Aktivis 98 Jogja Tolak Aksi #GejayanMemanggil Jilid II
Aksi Gejayan Memanggil Menolak Omnibus Law Direspons Istana
Saat aksi berlangsung arus lalu lintas menuju Simpang Tiga Gejayan sempat dialihkan. Kendaraan dari arah utara diarahkan menuju selokan Mataram. Sementara kendaraan dari arah Jl. Solo akan diarahkan lurus Jln. Urip Sumoharjo.
"Pada sore hari ini mohon maaf di Pertigaan Gejayan karena memang tidak ada tempat lagi yang bisa dilewati, maka untuk arus lalu lintas yang dari arah utara dari arah ring road itu kita arahkan melalui selokan Mataram. Begitu juga sebaliknya yang dari arah selatan yang dari Jln. Solo kita luruskan kemudian nanti lewat di Sagan," jelasnya.
Dari pantauan Harian Jogja di lokasi aksi, massa mulai membubarkan aksi sekitar pukul 18.00 WIB dengan aman dan tertib. Hal ini sesuai dengan harapan kepolisian dimana aksi penyampaian aspirasi bisa berjalan lancar dan damai.
"Hari ini kami mengamankan aksi penyampaian aspirasi dari mahasiwa di pertigaan Gejayan. Tentunya ini kita persiapkan dengan matang, yang jelas kami mengantisipasi jangan sampai aksi ini berjalan tidak sesuai dengan rencana. Karena memang hasil koordinasi kami, adek-adek akan melaksanakan rencana dengan aman dan damai," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.