Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman telah membuka help desk untuk pencalonan di Pilkada 2024. Layanan ini sudah dimanfaatkan partai politik untuk berkonsultasi berkaitan dengan syarat pencalonan bakal calon yang akan diusung.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlisoh mengatakan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati akan dibuka di bulan ini.
Untuk memperlancar dalam proses pencalonan dalam Pilkada, KPU sudah membuka help desk sejak dimulainya tahapan pencalonan mulai jalur perseorangan.
“Sudah ada help desknya, tapi saat pencalonan perseorangan tidak ada yang konsultasi karena memang di Pilkada Sleman tidak ada peminatnya,” kata Aan, Senin (5/8/2024).
Meski demikian, ia mengakui untuk saat ini keberadaan help desk sudah diminati. Pasalnya, ada beberapa perwakilan dari partai politik yang bertanya berkaitan dengan persyaratan dokumen pencalonan bupati dan wakil bupati.
“Mereka tidak datang langsung ke kantor KPU, tapi komunikasi melalui sambungan telepon,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmaf Baehaqi mengatakan tahapan pencalonan sudah dimulai sejak Mei lalu. Hanya saja, sambung dia, saat itu dikhususkan bagi bakal calon perseorangan, tapi tidak ada yang berminat mengikuti kotenstasi di Pilkada Sleman.
“Tidak ada yang mendaftar lewat jalur perseorangan,” katanya.
BACA JUGA: Sultan HB X Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di DIY hingga 31 Agustus
Menurut dia, tahapan dilanjutkan untuk pencalonan melalui partai politik. Sesuai dengan tahapan, pendaftaran akan dibuka mulai 27-29 Agustus 2024.
“Sebelum ada pendaftaran, kami akan mengumumkan secara terbuka pendaftaran pasangan bakal calon. Pengumuman dilakukan mulai 24-26 Agustus,” katanya.
Dia menambahkan, setelah pendaftaran ditutup, KPU nantinya akan melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftaran yang masuk. Rencananya penetapan pasangan calon dilaksankaan pada 22 September 2024.
Selain tahapan pencalonan, hingga sekarang juga sudah berlangsung tahapan pemutakhiran data pemilih. Proses ini sudah dimulai sejak 24 Juni hingga 25 Juli lalu dengan menerjunkan 3.000 petugas yang mendatangi langsung ke rumah warga.
“Proses pencocokan dan penelitian data pemilih di Sleman sudah selesai di pertengahan Juli lalu,” kata Anggota KPU Sleman Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Arif Setiyawan.
Menurut dia, tahapan berikutnya adalah penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) secara berjenjang dengan mengacu pada hasil pemutakhiran data pemilih. “Masih proses dan penetapan di tingkat kabupaten dilaksanakan dalam rentang waktu 9-11 Agustus 2024,” kata Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.