Polisi Tangguhkan Penahanan Lurah Garongan Ngadiman, Ini Alasannya
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
Raja Juli Antoni./PSI
Harianjogja.com, KULONPROGO - Jumlah koperasi desa (Kopdes) merah putih terus ditambah kuantitasnya sampai mencapai target 80 ribu pada Juli nanti. Meskipun hanya tinggal menyisakan kurang dari dua bulan lagi, Kementerian Koperasi (Kemenkop) optimis dapat mencapainya sesuai target. Tiap-tiap desa dikebut dalam pembentukan Kopdes Merah Putih untuk dapat hadir di 80 ribu desa atau kelurahan.
Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kunjungannya ke Sidorejo, Lendah, Kulonprogo membeberkan progres pembentukan Kopdes Merah Putih. Menurutnya, sampai hari ini capaian Kopdes Merah Putih sudah 35 persen. "Atau ekuivalen dengan 22 ribu hingga 23 ribu Kopdes Merah Putih terbentuk melalui musyawarah," katanya usai menghadiri Milad Pimpinan Pusat Aisyiyah ke-108 di Kulonprogo, Senin (19/5/2025).
Meski belum mencapai 50 persen, Ferry mengaku, tetap sangat optimis untuk mencapai target di Juli nanti. Koordinasi dengan seluruh kepala daerah sudah dilakukan untuk percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih. Bahkan sudah dibentuk Satgas percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih yang diketuai Zulkifli Hasan.
Menurutnya, Kemenkop pun sudah mengadakan rapat di tingkat kabupaten sampai ke desa atau kalurahan. "Insyaallah nanti akhir Mei sudah Musdes selesai sehingga Juli 80 ribu Kopdes dapat terbentuk," sambungnya. Ferry menuturkan, Juli itu 80 ribu legalitas Kopdes Merah Putih sudah terbentuk.
BACA JUGA: Ada Demo Ojol di Jogja Siang Ini, Hindari Ruas Jalan Ini
Nantinya ada Oktober operasionalnya segera digerakkan dan dimanfaatkan masyarakat. Juli sampai Oktober ada rentang waktu tiga bulan itu nanti akan dibangun investasinya untuk pembangunan atau renovasi bangunan Kopdes Merah Putih.
Ferry menuturkan, kehadirannya di Milad di Kulonprogo ini juga untuk menekan kerja sama antara Kemenkop dengan Aisyiyah. Kerja sama yang dilakukan untuk mengembangkan kelembagaan kemudian pengembangan koperasi berbasis syariah untuk pelayanan unit simpan pinjam.
Aisyiyah memiliki program memperkokoh ketahanan pangan yang berbasis desa berupa qaryah thayibah. "Kopdes Merah Putih memiliki kesamaan dengan gerakan desa qaryah thayibah untuk memperkokoh ketahanan pangan," tuturnya.
Dia menjelaskan, dalam kerja sama tersebut Aisyiyah dapat memberikan masukan dalam pelaksanaan Kopdes Merah Putih. Selain itu, dapat masuk sebagai pengurus dan penyempurnaan konsep-konsep Kopdes Merah Putih.
Di lokasi yang sama, Ketua Umum PP Aisyiyah, Latifah Iskandar memastikan, organisasi yang dipimpinnya siap membantu pelaksanaan Kopdes Merah Putih. Menurutnya, pimpinan Aisyiyah pun siap memberikan berbagai masukan yang dibutuhkan agar berjalan sesuai kepentingan publik. "Insyallah kami siapkan beberapa masukan nantinya jika diperlukan untuk penyelenggaraan Kopdes Merah Putih," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.