Aturan Batas Belanja Pegawai Ditunda, Pemkab Kulonprogo Siapkan Penataan APBD
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.
Raja Juli Antoni./PSI
Harianjogja.com, KULONPROGO - Jumlah koperasi desa (Kopdes) merah putih terus ditambah kuantitasnya sampai mencapai target 80 ribu pada Juli nanti. Meskipun hanya tinggal menyisakan kurang dari dua bulan lagi, Kementerian Koperasi (Kemenkop) optimis dapat mencapainya sesuai target. Tiap-tiap desa dikebut dalam pembentukan Kopdes Merah Putih untuk dapat hadir di 80 ribu desa atau kelurahan.
Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kunjungannya ke Sidorejo, Lendah, Kulonprogo membeberkan progres pembentukan Kopdes Merah Putih. Menurutnya, sampai hari ini capaian Kopdes Merah Putih sudah 35 persen. "Atau ekuivalen dengan 22 ribu hingga 23 ribu Kopdes Merah Putih terbentuk melalui musyawarah," katanya usai menghadiri Milad Pimpinan Pusat Aisyiyah ke-108 di Kulonprogo, Senin (19/5/2025).
Meski belum mencapai 50 persen, Ferry mengaku, tetap sangat optimis untuk mencapai target di Juli nanti. Koordinasi dengan seluruh kepala daerah sudah dilakukan untuk percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih. Bahkan sudah dibentuk Satgas percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih yang diketuai Zulkifli Hasan.
Menurutnya, Kemenkop pun sudah mengadakan rapat di tingkat kabupaten sampai ke desa atau kalurahan. "Insyaallah nanti akhir Mei sudah Musdes selesai sehingga Juli 80 ribu Kopdes dapat terbentuk," sambungnya. Ferry menuturkan, Juli itu 80 ribu legalitas Kopdes Merah Putih sudah terbentuk.
BACA JUGA: Ada Demo Ojol di Jogja Siang Ini, Hindari Ruas Jalan Ini
Nantinya ada Oktober operasionalnya segera digerakkan dan dimanfaatkan masyarakat. Juli sampai Oktober ada rentang waktu tiga bulan itu nanti akan dibangun investasinya untuk pembangunan atau renovasi bangunan Kopdes Merah Putih.
Ferry menuturkan, kehadirannya di Milad di Kulonprogo ini juga untuk menekan kerja sama antara Kemenkop dengan Aisyiyah. Kerja sama yang dilakukan untuk mengembangkan kelembagaan kemudian pengembangan koperasi berbasis syariah untuk pelayanan unit simpan pinjam.
Aisyiyah memiliki program memperkokoh ketahanan pangan yang berbasis desa berupa qaryah thayibah. "Kopdes Merah Putih memiliki kesamaan dengan gerakan desa qaryah thayibah untuk memperkokoh ketahanan pangan," tuturnya.
Dia menjelaskan, dalam kerja sama tersebut Aisyiyah dapat memberikan masukan dalam pelaksanaan Kopdes Merah Putih. Selain itu, dapat masuk sebagai pengurus dan penyempurnaan konsep-konsep Kopdes Merah Putih.
Di lokasi yang sama, Ketua Umum PP Aisyiyah, Latifah Iskandar memastikan, organisasi yang dipimpinnya siap membantu pelaksanaan Kopdes Merah Putih. Menurutnya, pimpinan Aisyiyah pun siap memberikan berbagai masukan yang dibutuhkan agar berjalan sesuai kepentingan publik. "Insyallah kami siapkan beberapa masukan nantinya jika diperlukan untuk penyelenggaraan Kopdes Merah Putih," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.