Seleksi Lurah PAW Sleman, 21 Bakal Calon Dinyatakan Lolos
Sebanyak 21 bakal calon lurah dalam proses pengisian lurah melalui mekanisme pergantian antarwaktu di Kabupaten Sleman dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Foto ilustrasi bendera bajak laut dalam serian One Piece. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN—Satu bendera One Piece yang sempat dipasang di Wilayah Prambanan, Sleman akhirnya dicopot awal Agustus 2025. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengaku pengibaran bendera One Piece tidak akan mengurangi rasa nasionalisme.
Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri belum bisa menyampaikan secara detail lokasi serta kronologi pemasangan dan pencopotan bendera tersebut. Dia hanya mendapat laporan ada pemasangan dan pencopotan bendera One Piece secara mandiri. Menurutnya ukuran bendera pun kecil.
“Pemasangan ada di sebuah toko. Pencopotan juga dilakukan oleh pemasang sendiri. Laporan yang saya terima seperti itu,” kata Samsul ditemui di kantornya, Selasa (5/8/2025).
BACA JUGA: Kejagung Sita Uang dan Mobil Mewah Milik Riza Chalid
Samsul menerangkan pemasangan bendera berlogo anime One Piece itu sebenarnya menjadi tren saja. Tidak ada indikasi gerakan tertentu yang berupaya merusak kesatuan persatuan masyarakat. Tidak ada upaya makar.
Pemasangan bendera itu pun dia yakini tidak akan menggerus rasa nasionalisme masyarakat. Meski begitu, Samsul meminta masyarakat untuk fokus ke perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI dengan menggelar rangkaian kegiatan yang bernuansa positif dan semarak.
Masyarakat bisa menggelar lomba hingga doa bersama untuk menguatkan rasa nasionalisme. Hingga saat ini, situasi dan kondisi masyarakat Sleman kondusif.
Badan Kesbangpol pun menyediakan bendera merah putih yang nantinya akan dibagikan ke bermacam acara dan kegiatan masyarakat. Ada stok 500 lembar bendera. “Tahun sebelumnya bisa 1.000 lembar yang kami bagikan. Kenapa turun jumlahnya, saya belum tahu persis,” katanya.
Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW), Baharuddin Kamba menilai aparat penegak hukum tidak perlu merespons berlebihan pengibaran bendera One Piece. Bendera itu hanya menjadi simbol kritik publik atas situasi sosial, politik, dan hukum Indonesia saat ini.
BACA JUGA: Tarif Trump Berlaku 7 Agustus, Begini Siasat Disperindag DIY
“Sepanjang tidak melanggar aturan, maka sah-sah saja masyarakat menyampaikan bentuk ekspresinya melalui pasang bendera One Piece,” kata Kamba.
Adapun One Piece merupakan seri anime dan manga Jepang karya Eiichiro Oda yang pertama kali dirilis pada 1997. Manga yang hingga sekarang masih terus berjalan ini bercerita tentang petualangan kelompok bajak laut Monkey D Luffy cs untuk menjadi raja bajak laut dan menghadapi musuh-musuhnya, termasuk pemerintah dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 21 bakal calon lurah dalam proses pengisian lurah melalui mekanisme pergantian antarwaktu di Kabupaten Sleman dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Gree meluncurkan empat produk AC baru untuk segmen hunian hingga komersial, termasuk AC inverter dan sistem VRF modular GMV9 FLEX.
PLN menegaskan rencana pengeboran PLTP Gunung Ungaran tidak berada di kawasan Candi Gedong Songo dan masih dalam tahap studi kelayakan
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Penerbangan terganggu erupsi Anak Krakatau, Persebaya memilih perjalanan darat dan laut dari Lampung ke Surabaya melalui Bakauheni-Merak.
Pemkab Kulonprogo mengusulkan pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara yang ditargetkan beroperasi 2028 untuk melayani lima kapanewon.