Ribuan Bibit Pohon Disalurkan untuk Hutan Rakyat Samigaluh
Ribuan bibit sengon, kopi, kemukus, dan balsa disalurkan kepada kelompok tani di Samigaluh untuk menjaga hutan Menoreh dan ekonomi warga.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada keluarga pejabat di Kulonprogo sejak Selasa (2/9/2025) hingga Rabu (3/9/2025).
Pada hari pertama secara khusus KPK menyasar para istri pejabat sedangkan di hari kedua ini Bimtek diberikan kepada keluarga.
Pelaksana harian Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK David Sepriwasa menyampaikan, pelaku korupsi bukan lagi para pegawai atau anggota dewan. Melainkan keluarga juga menjadi bagian dari pelaku korupsi.
“Keluarga menjadi bagian penting untuk bisa kami berikan pembekalan sehingga menjadi bagian yang utuh saling menguatkan, mengingatkan dan dapat terbebas dari korupsi,” katanya kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).
BACA JUGA: Pentas Dalang Cilik di Kulonprogo Bawa Pesan Perdamaian
Bimtek dihadirkan lantaran masih banyak keluarga yang belum memahami apa itu cakupan dari tindakan korupsi. Khusus di hari pertama Bimtek diutamakan kepada istri pejabat di Kulonprogo.
Disampaikan David, ada tiga materi pokok dalam Bimtek ini yaitu materi peran sebagai ibu, sebagai istri dan peran serta masyarakat. Menurutnya perempuan memiliki peranan penting dalam pencegahan korupsi.
“Sekitar delapan persen kasus penanganan korupsi itu perempuan, atau angkanya mencapai sekitar 159 orang,” lanjutnya.
Untuk Bimtek keluarga di hari kedua menyasar para anggota DPRD Kulonprogo. David mengungkapkan, dari total 1.878 pelaku korupsi ada sekitar 364 anggota dewan yang ditangani oleh KPK saat ini.
Tentu menjadi perhatian bagi KPK untuk memberikan pemahaman kepada anggota dewan dan keluarganya. Menurutnya bagiamanapun ketika salah satu suami atau istri tersandung kasus korupsi yang akan menderita juga pasangannya.
“Karena akan ada faktor ekonomi, faktor mental, faktor sosial, faktor budaya akan kena semua dan itu akan berpengaruh pada keluarga," ungkapnya.
Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo Aris menambahkan, Bimtek ini meningkatkan pemahanan anti korupsi sejak dini dari dalam keluarga. Menurutnya keluarga bisa menahan siapa saja untuk berperilaku korup.
"Kami berharap jangan sampai terjadi korupsi di Kulonprogo, terutama dari teman-teman anggota dewan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan bibit sengon, kopi, kemukus, dan balsa disalurkan kepada kelompok tani di Samigaluh untuk menjaga hutan Menoreh dan ekonomi warga.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.
Astra memberikan apresiasi kepada generasi muda inspiratif melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026 dan meluncurkan tujuh inisiatif kontribusi sosial
Harga jagung pakan mencapai Rp8.000/kg dan DOC layer anjlok. Pinsar memperingatkan risiko kelangkaan telur saat Nataru dan Lebaran.
Didik Nini Thowok mengingatkan generasi muda untuk memegang filosofi napak lemah, menjaga jati diri budaya, dan tidak melupakan sejarah.
Pemuda Kulon Progo diajak menyumbangkan gagasan dan inovasi untuk membangun daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045.