SPPG Menumpuk di Kota, Pemkab Kulonprogo Soroti Program MBG
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Arsip- Aparat Pemkab dan TNI mengecor perdana proyek corblok jalan di Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Selasa (26/2/2019).-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV di Kabupaten Kulonprogo menyasar rabat beton dan drainase. Pelaksanaannya selama 30 hari mulai 8 Oktober 2025 hingga 6 November 2025. Lokasi kegiatannya di Padukuhan Tanjung II dan Padukuhan Kebedak, Kalurahan Gotakan, Kapanewon Panjatan.
Komandan Kodim 0731/Kulonprogo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma mengatakan sasaran fisik TMMD ini berupa pembangunan rabat beton sepanjang 545 meter dengan lebar tiga meter dan tebalnya 0,12 meter. Termasuk ada juga pembangunan saluran drainase sepanjang 59 meter dengan lebar satu meter dan tinggi 0,70 meter. "TMMD Sengkuyung tahap IV ini juga ada sasaran non fisiknya," katanya, Rabu (8/10/2025).
Dyan Niti menuturkan sasaran non fisiknya berupa penyuluh kepada masyarakat. Penyuluhannya berkaitan dengan wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pencegahan stunting dan keluarga berencana kesehatan. Sasaran TMMD non fisik ini juga di Padukuhan Tanjung II dan Padukuhan Kebedak.
"Pelaksanaan TMMD ini melibatkan 70 personel yang terdiri dari 30 personel TNI-Polri, 10 relawan dan 30 sisanya dari unsur masyarakat dan aparat pemerintah," tambahnya. Sumber anggarannya dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp75 juta dan APBD Kulonprogo Rp182,5 juta. Sehingga totalnya mencapai Rp257,5 juta.
Salah satu warga setempat, Jumiyo mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TMMD ini. Terutama kegiatan fisiknya terkait drainase dan rabat beton. "Perbaikan jalan menjadi jalan rabat beton membantu sehingga kami dapat menikmati jalan yang lebih baik dan pembangunan saluran drainase tidak lagi bikin khawatir luapan air kala musim hujan," ucapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Anak muda China kini nekat berbagi ranjang dengan orang asing demi menekan biaya sewa. Gaji stagnan dan ancaman PHK memaksa mereka bertahan. Simak kisah lengkap
Dekan Fakultas Psikologi UGM mengajak remaja tidak malu mencari bantuan profesional saat mengalami masalah kesehatan mental.
Survei Vero dan Kadence menunjukkan kepercayaan pada bank digital tertinggi di ASEAN, namun kebocoran data tetap menjadi kekhawatiran utama.
Retno Marsudi menyebut perubahan iklim memperparah krisis air dunia dan mendorong kolaborasi untuk mempercepat pencapaian SDGs 2030.
Satlantas Polres Bantul membuka layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling di Bantul Creative Expo 2026 pada 1 dan 8 Agustus malam.