Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kaukus Perempuan DPRD Gunungkidul berhasil mempelopori pembentukan rancangan peraturan daerah tentang Kabupaten Ramah Anak. Rencananya raperda ini akan dibahasn bersama-sama dengan pemkab di tahun depan.
Ketua Kaukus Perempuan DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyati mengatakan, Raperda Inisiatif tentang Kabupaten Ramah Anak sudah dimasukan di dalam program pembentukan peraturan daerah yang dibahas di tahun depan. Menurut dia, keberhasilan untuk masuk di dalam pembahasan tidak lepas dari peranan anggota DPRD perempuan yang mengusulkan agar peraturan tersebut dibuat.
“Setelah melalui pembahasan dan akhirnya disepakati Raperda tentang Kabupaten Ramah Anak menjadi raperda inisiatif yang diusulkan DPRD untuk dibahas di tahun depan,” kata Ery kepada Harianjogja.com, Rabu (28/11/2018).
Menurut dia, upaya menjadikan Gunungkidul sebangai kabupaten ramah anak sudah dirintis oleh pemkab. Namun demikian, untuk optimalisasi program dibutuhkan aturan yang menjadi landasan dalam pelaksanaan. “Harapannya dengan raperda ini adan sinergitas antara pemkab dengan DPRD dalam mewujudkan Gunungkidul sebagai kabupaten ramah anak,” ungkapnya.
Ery menambahkan, peranan DPRD perempuan di dalam rancangan pembentukan peraturan daerah tidak sebatas Raperda Inisiatif tentang Kabupaten Ramah Anak, namun di tahun depan juga mengusulkan tentang revisi Perda tentang Perlindungan Perempuan. “Upaya revisi disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan juga berkaitan dengan peraturan di atasnya yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Ery, dua raperda inisiatif yang akan dibahas di tahun depan merupakan keberhasilan anggota DPRD perempuan untuk memperjuangkan hak-hak yang dimiliki perempuan dan anak. “Ini merupakan komitmen kami untuk terus memperjuangkan hak-hak bagi perempuan dan anak-anak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.