Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Harianjogja.com, JOGJA—Satu jemaah calon haji (calhaj) Jogja kloter 21 regu enam sempat dirujuk ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kota Jogja Hasto Perwiro Utomo mengungkapkan berdasarkan laporan yang ia terima secara umum kondisi jemaah haji masih dalam keadaan cukup sehat.
Hanya saja, salah satu jemaah calhaj harus mendapatkan perawatan karena sakit namun sudah mendapatkan penanganan terbaik di BPHI.
Ia menyebut banyak faktor yang menyebabkan jamaah calhaj jatuh sakit seperti faktor mental dan fisik. "Mental itu mungkin karena berpisah dengan keluarga atau ada masalah yang belum diselesaikan. Kalau fisik ya kelelahan dan perbedaan cuaca," ucap dia, Senin (23/9/2013).
Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan pembekalan mental pada dasarnya sudah diberikan saat manasik haji. Namun terkadang kondisi langsung lebih berat dari saat pembekalan. Untuk itu pihaknya terus memberikan imbauan kepada calhaj agar siap dan memperkuat mental. Terlebih nantinya setelah bergerak ke Mekah, tantangan yang dihadapi calhaj akan lebih berat.
"Selama di Madinah ini kan melaksanakan 40 kali salat. Pulang pergi hotel masjid mungkin akan menjadi akumulasi kelelahan. Di Madinah nanti juga mereka akan masak sendiri, tantangan lebih berat," terang dia.
Selain salah satu jemaah haji yang sakit, salah seorang calhaj juga melaporkan kehilangan uang 1500 real pengembalian saat di Donohudan. Meski baru satu laporan dan tidak berakibat fatal, calhaj tetap dihimbau berhati-hati terlebih saat meninggalkan barang berharganya disuatu tempat.
"Kehilangan ini tidak sampai berakibat buruk. Umumnya calhaj lain akan melakukan iuran untuk membantu calhaj yang kekurangan," tandas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
DPRD Kulonprogo mendesak evaluasi total program MBG di SMPN 3 Wates setelah dugaan keracunan massal kembali terjadi.
Danantara Indonesia mengambil alih empat manajer investasi BUMN dengan total dana kelolaan lebih dari Rp170 triliun. Seluruh entitas akan merger dalam satu bula
Sebanyak 25.000 Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus-September 2026 dengan dukungan penuh seluruh kementerian dan lembaga.
Prevalensi stunting di Kota Jogja turun menjadi 8,27 persen pada 2026. Kemantren Kotagede masih mencatat angka stunting tertinggi.