PETINJU DUNIA : Besuk Mary Jane, Pacman Diberi Syal Biru dan Cincin Akik

Petinju Filipina Manny "Pacman" Pacquiao terpilih sebagai bintang iklan produk Sido Muncul. Pacman merupakan petinju pertama yang berhasil merebut tujuh gelar di tujuh kelas yang berbeda dan menjadi legenda dunia tinju. Prestasinya ituterutama sesudah pertarungannya melawan Floyd Mayweather yang penuh adegan kejar-kejaran di rung tinjuberhasil merebut simpati sebagian warga Indonesia. Pacman kini berada di Kota Semarang, Jawa Tengah, dan Rabu (8/7/2015) menjalani sesi pemotretan. (JIBI/Solopos/Antara - Nani
11 Juli 2015 11:20 WIB Jogja Share :

Petinju dunia, Manny Pacquiao saat berkunjung ke Jogja sempat mengunjungi Mary Jane.

Harianjogja.com, JOGJA-Manny Pacquiao petinju asal Filipina yang menyandang predikat juara dunia kelas welter versi WBO menjenguk Mary Jane Fiesta Veloso terpidana mati kasus narkotika di lembaga pemasyarakatan (LP) Wirogunan, Jumat (10/7/2015).

Laki-laki yang akrab disapa dengan Pacman ini datang didampingi Duta Besar (Dubes) Filipina Maria Lumen B Isleta, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, dan penasihat hukum Mary Jane. Mengenakan kemeja lengan panjang biru muda bermotif garis dan kacamata hitam, Pacman turun dari kendaraan Toyota Vellfire warna hitam bernopol B 1467 SKS. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ia berjalan memasuki pintu masuk LP sekitar pukul 07.40 WIB dan kembali keluar sekitar 08.15 WIB.

Sebelum kembali ke mobilnya, Pacman berterima kasih kepada masyarakat Indonesia dan presiden yang sudah membantu Mary Jane selama ini. Tidak hanya itu, Pacman juga berencana meminta kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan investigasi ulang kasus narkotika yang melibatkan Mary Jane.

"I think she's the victim of human trafficking [saya pikir dia korban perdagangan manusia]," ujarnya.

Kepala LP Wirogunan Zaenal Arifin mengatakan kunjungan Pacman dilakukan sesuai aturan di LP, yakni tidak lebih dari 30 menit. Diungkapkannya, Pacman bertemu dengan Mary Jane dan saling bertukar hadiah. Ibu dari dua anak itu memberikan syal biru rajut buatannya bertuliskan Pacman untuk petinju kondang yang berasal dari negara yang sama dengannya. Selain itu, Mary Jane juga memberikan cincin batu akik berwarna putih. Sebaliknya, Pacman memberikan uang untuk Mary Jane.

"Namun aturan tidak boleh memberikan uang kepada narapidana, sehingga dititipkan ke petugas dan belum kami hitung jumlahnya," papar Zaenal.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM DIY Dwi Prasetyo Santoso mengungkapkan tujuan utama Pacman datang ke Jogja sebenarnya bukan untuk bertemu dengan Mary Jane melainkan syuting iklan.

“Kunjungan dilakukan karena rasa kebersamaan sebagai sesama warga negara Filipina dan mereka sempat berbincang sebentar, Pacman menanyakan bagaimana kabar Mary Jane dan perempuan itu menjawab semua petugas di sini baik-baik saja, mereka berbicara dalam bahasa Tagalog,” terangnya.
Dikatakannya, Mary Jane sempat terharu mendapat kunjungan dari Pacman sekalipun sebelumnya sudah diberitahu bahwa anggota kongres Filipina tersebut akan menjenguknya. “Sebelum Pacman pulang, mereka juga sempat berdoa bersama,” imbuh Dwi.

Kedatangan Pacman ke LP Wirogunan juga menarik perhatian Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI). Koordinator JBMI Karsiwen mengaku akan memberikan cenderamata berupa batik berwarna kuning untuk Pacman dan istrinya sebagai bentuk terima kasih karena telah mendukung pembebasan Mary Jane

Ia menambahkan surat pemeriksaan dari Departemen of Justice Filipina untuk proses hukum perekrut Mary Jane sudah keluar dan dalam waktu dekat akan dirilis. “Rencananya perwakilan dari Filipina akan datang ke Indonesia untuk mewawancarai Mary Jane,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, Mary Jane divonis mati atas kepemilikan heroin seberat 2,6 kilogram. Ia ditangkap Dirjen Bea Cukai Bandara Adisucipto pada 2010 lalu. Eksekusi mati Mary Jane batal dilakukan pada eksekusi gelombang dua April lalu karena masih ada proses hukum baru di negaranya, yakni penangkapan perekrut Mary Jane dan warga negara Filipina itu harus menjadi saksi.