367.064 Penerima Bansos Jateng Terindikasi Judol
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Salah satu narasumber Doni Supriyadi saat berbagi pengalaman usahanya dalam seminar bertajuk Kun Fayakuun for Business Lebih dari Bussiness is Bussines yang digelar di Hall Yudhistira Gedung Jogja Expo Center, Minggu (24/4/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Kunci sukses berusaha menjadi hal yang ingin diketahui oleh kebanyakan orang
Harianjogja.com, BANTUL- Kekuatan doa dan kehendak Allah dalam "kun fayakun" sangat mujarab dalam mendukung seseorang melakukan usaha bisnisnya atau wirausahanya. Selain itu, ibadah seseorang harus seimbang dengan kegiatan usaha yang dilakukan, ini karena kekuatan ibadah seseorang pun bisa membuat bisnis atau usahanya lebih maju karena adanya pertolongan Allah.
Jika selama ini banyak pengusaha yang hanya menjalankan usahanya dengan mengejar target atau sekedar mengejar pemasukan, hal tersebut sangatlah bertolak belakang dengan tema Seminar Kun Fayakuun for Business Lebih dari Bussiness is Bussines, yang digelar PPPA Daarul Quran di Hall Yudhistira Gedung Jogja Expo Center (JEC), Minggu (24/4/2016).
Ketua Panitia Seminar Krisna Eby Dewantara mengtakan seiring dengan semakin banyaknya pengusaha muslim , maka saat ini sudah seharusnya pola pikir para pengusaha tersebut dirubah menjadi pola pikir yang lebih mengedepankan Allah.
“Ada sebuah hal yang lebih penting dari apa yang kita dapat selama kita usaha, yaitu kita tidak boleh mengesampingkan Allah yang telah memberikan semua rezeki tersebut kepada kita, dengan cara apa, dengan cara sedekah tentunya,” katanya saat ditemui disela-sela seminar.
Dalam kesempatan kali itu seminar yang dihadiri hampir 500 peserta tersebut, pihak panitia menghadirkan empat narasumber yakni Doni Supriyadi, Saptuari Sugiharto, Kaelesha Afiati, dan Amelia Elle. Mereka-meraka ini adalah para pengusaha yang sudah sukses di bidang masing-masing dan akan siap berbagi ilmu dengan para peserta seminar.
Salah satu narasumber Doni Supriyadi, mantan seorang vokalis band metal asal bandung ini berbagi cerita hidupnya yang berhijrah dari dunia hitam menuju seorang yang lebih baik dan berada di jalan Allah.
“Sebelum menjadi pengusaha Baso, dahulu memang saya seorang vokalis band metal, menjadi vokalis dengan dunia band yang cenderung dekat dengan minuman keras dan hal-hal negatif membuat saya merasa sangat jauh dari Tuhan,” ujarnya pada saat mengisi seminar.
"Kemudian pada tahun 2012 seperti mendapatkan titik balik yang luar biasa ternyata Tuhan masih memberi saya kekuatan untuk bertaubat hingga akhirnya saya berhijrah dan menjalankan ajaran agama saya dengan lebih terarah lagi," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Koalisi buruh menyoroti draf RUU Pelindungan Ketenagakerjaan terkait upah, pekerja kontrak, outsourcing, dan pemagangan.
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.
Persib menang 1-0 atas FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027 lewat gol cepat Julio Cesar.