APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Bupati Sleman Sri Purnomo melakukan inspeksi terhadap peralatan penanggulangan bencana seperti penanganan pohon tumbang, peralatan, pemadam kebakaran, bolduser, perahu karet kendaraan pendukung truk, armada ambulans dan sebagainya, Minggu (23/10/2016) di lapangan Denggung. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Info bencana dari Sleman, wilayah ini ditetapkan untuk siaga banjir dan tanah longsor
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman mengeluarkan Status Siaga Darurat Banjir dan Tanah Longsor. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrim yang terjadi saat ini.
Pemkab sendiri mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Sleman No.64/Kep.KDH/A/2016 tentang status siaga darurat banjir dan tanah longsor. Status tersebut diterapkan selama 40 hari, sejak 21 Oktober hingga 30 November mendatang.
Bupati Sleman Sri Purnomo berharap seluruh elemen kebencanaan dan masyarakat terutama di wilayah-wilayah rawan bencana diminta mewaspadai dampak buruk cuaca ekstrim saat ini. Pasalnya wilayah Sleman mempunyai nilai indeks tertinggi dalam resiko bencana dibanding dengan daerah lain di DIY.
"Oktober ini merupakan bulan Pengurangan Resiko Bencana. Kami berharap semuanya siaga menghadapi bencana yang bisa terjadi kapan saja," kata Sri saat menjadi Inspektur Upacara Apel Siaga Bencana yang diikuti oleh 1.200 personel dari berbagai unsur di lapangan Denggung, Minggu (23/10/2016).
Pemkab, katanya, mendorong agar masyarakat meningkatkan kepedulian terkait upaya mengurangi resiko bencana. Budaya pengurangan resiko bencana itu, katanya, bisa dilakukan dengan cara bekerjasama dengan semua pihak. Mulai dari pemerintah, komunitas, LSM dan masyarakat itu sendiri.
"Yang terpenting, kepedulian terhadap pengurangan resiko bencana perlu ditingkatkan. Peduli dan segera bertindak apabila menemui korban atau dampak kebencanaan yang lain," harap Sri.
Menurutnya, bencana apapun bentuknya harus diwaspadai sedini mungkin. Oleh karenanya kita harus memper siapkan diri kita dengan bekal pengetahuan dan keterampilan untuk bertindak cepat dan tepat apabila terjadi bencana.
Dengan dimilikinya pengetahuan dan juga keterampilan dalam menghadapi situasi darurat, diharapkan seluruh warga masyarakat tidak akan panik bila terjadi suatu bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.
PSIM Jogja memastikan peluang Franco Ramos bertahan masih terbuka. Bek asal Argentina itu dijadwalkan tiba di Jogja dalam waktu dekat.
Daihatsu kembali menghadirkan Kumpul Sahabat Serentak yang diselenggarakan secara bersamaan di seluruh outlet Daihatsu di Indonesia.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mendorong peningkatan alokasi Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi kalurahan