KONSUMSI GAS : Bright Gas Semakin Diminati Warga Kulonprogo, Permintaan Mencapai 700 Tabung per Bulan

Kegiatan promosi bright gas di Pasar Wates, Jumat (25/11/2016). (Harian Jogja - Sekar Langit Nariswari)
27 November 2016 02:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Konsumsi Gas di Kulonprogo mulai beralih ke bright gas

Harianjogja.com, KULONPROGO-Jumlah permintaan tabung gas baru jenis bright gas oleh masyarakat Kulonprogo mencapai 700 tabung per bulan. Namun, permintaan tersebut baru dapat dipenuhi sekitar 200 sampai 300 tabung per bulannya.

Direktur PT Putra Pertama Jaya, Fandi Romadhanny Nurwijanarko mengatakan masyarakat Kulonprogo sudah mulai banyak yang beralih dari tabung gas 3 kilogram menjadi jenis bright gas baik ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram. Hal ini terbukti dengan permintaan tabung gas baru yang mencapai 700 tabung baru setiap bulannya.

“Permintaanya sebenarnya banyak tapi stoknya belum mampu memenuhi,” jelasnya ketika ditemui dalam acara Promo Sosialisasi Bright Gas di Pasar Wates, Jumat(25/11/2016).

Sementara jika ditotal dengan jumlah tabung bright gas yang sudah beredar di masyarakat, Fandi memperkirakan perputaran gas berwarna merah muda tersebut mencapai 5 sampai 6 kali lipat dari jumlah permintaan. Perputaraan tersebut meliputi jumlah tabung gas baru dan isi ulang.

Permintaan bright gas juga beragam antara ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Namun, biasanya ukuran 5,5 kilogram lebih banyak digunakan untuk kebutuhan pribadi keluarga kecil. Sedangkan ukuran yang lebih banyak digunakan untuk pedagang ataupun industri makanan.

Menurutnya, minat masyarakat didasari sejumlah kasus ketika gas melon sulit didapatkan. Selain itu, diprediksi jika gas 3 kilogram bersubsidi akan dikurangi oleh pemerintah sehingga nantinya harga jualnya akan lebih mahal. Dengan harga yang baru maka selisih harga antara gas melon dengan bright gas sendiri tidaklah terlampau jauh.

Saat, bright gas lebih banyak digunakan oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Namun, berkaca pada masa sulit mendapatkan gas melon sebelumnya, Fandi menambahkan pangsa pasar gas jenis ini lebih meluas.

Ditambahkan pula oleh Fandi, pihak Pertamina memang sudah mengajurkan sosialisasi penggunaan gas ini. Ia menguraikan jika bright gas cenderung lebih aman dengan katup ganda dan barcode yang tidak bisa dipalsukan.

Kemasan bright gas ukuran 12 kilogram sendiri lebih ringan dari gas 12 kilogram berwarna biru biasanya. Saat ini, bright gas ukuran 5,5 kilogram dijual dengan harga berkisar Rp60.000 dan ukuran 12 kilogram sekitar Rp130.000.

Sementara itu, Tusinem, warga Sebokarang, Triharjo mengatakan sudah lama ingin menggunakan jenis bright gas. Namun, niatannya terhalang harga bright gas yang menurutnya cenderung lebih mahal dibandingkan gas melon. “Sekarang beli karena kebetulan lagi ada promo,”ujarnya ditemui ketika menukar 2 buah gas melonnya dengan sebuah bright gas ukuran 5,5kilogram.