WISATA GUNUNGKIDUL : Katon Bagaskara dan Orkestra Gamelan Tandai 1 Tahun Pengukuhan Geopark Gunungsewu

30 November 2016 11:55 WIB Nina Atmasari Gunungkidul Share :

Wisata Gunungkidul akan mengagendakan pertunjukan orkestra bersama gamelan Jawa yang menampilkan Katon Bagaskara

Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah pertunjukan spektakuler akan digelar di Gunung Api Purba Nglanggeran Gunungkidul.

Kawasan Geopark Gunung Sewu yang membentang di tiga propinsi, yakni DIY - Jawa Tengah -Jawa Timur atau tepatnya terletak di wilayah tiga kabupaten, yaitu Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan telah dikukuhkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark Network pada 19 September 2015 lalu di Totorri-Jepang (kawasan Geopark Global San'in Kaigan).

Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, disebutkan pengakuan UNESCO tentu punya dasar yang kuat. Sebagaimana diketahui, dalam aspek Geologis, Geopark Gunung sewu memiliki kekayaan warisan situs-situs geologis dengan lintasan kesejarahan serta nilai ekologis dan potensi kepariwisataan.

Pemberian status geopark kelas dunia ini jelas menjadi sebuah kebanggaan bagi Indonesia. Untuk itu perlu ada sebuah upaya menjaga dan pelestariannya serta sebuah tanggungjawab besar untuk pengembangan kawasan dan penerapan konsep pembangunan yang hijau dan berkelanjutan (green and sustainable development).

Tentu saja ini bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, namun diperlukan pelibatan menyeluruh dari segenap komponen masyarakat untuk menjaga kelestarian ekologi kawasan Geopark Gunung Sewu.

Untuk menjaga semangat, rasa kebanggaan dan sinergi lintas pemangku kepentingan, pemerintah dan masyarakat maka akan digelar kegiatan  bertajuk  "Gunung Sewu 'World Class Geopark' Night Specta 2016".

Acara ini digelar pada salah satu Geosite terpilih yaitu Situs Gunung Api Purba Nglanggeran.
Pemilihan Nglanggeran didasarkan atas lokasi yang cukup luas untuk pagelaran dalam skala besar, aksesibilitas yang relatif dekat dengan Kota Jogja, dengan kondisi jalan yang layak.

Lokasi pagelaran didesain terbuka dengan latar belakang tebing Gunung Api Purba yang menjadi sangat eksotik pada malam hari dengan dukungan atraksi permainan tata cahaya dengan tata suara berkapasitas 40.000 watt.

Adapun panggung pertunjukan didesain dengan ukuran besar dan ditata melayang, diharapkan akan menambah spektakuler pagelaran yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2016 mulai pukul 19.00 hingga selesai.

Dalam pagelaran tersebut akan ditampilkan orkestra yang akan dipadukan dengan instrumen pentatonis gamelan Jawa.

Dan perpaduan kedua jenis iringan instrumen tersebut dilengkapi dengan penampilan kesenian tari lokal bertajuk “Tari Talang Kencana” yang akan di bawakan secara kolosal oleh 20 penari diiringi komposisi yang indah perpaduan orkestra mewakili kebudayaan barat dan gamelan jawa sebagai asset budaya yang harus terus dilestarikan.

Sebagai puncak acara ditampilkan artis Katon Bagaskara yang akan mengobati kerinduan akan lantunan lagu lagu yang sangat lekat di hati masyarakat yang dikemas dalam kemegahan iringan orchestra yang dibawakan 45 talenta seniman muda siswa siswi Sekolah Menengah Musik Yogyakarta.

Pemilihan artis Katon Bagaskara didasarkan atas kedekatan dan kecintaan Katon Bagaskara terhadap Yogyakarta dan pesan yang dibawakan melalui beberapa lagu yang menginspirasi untuk tetap semangat bekerja dalam cinta dan ekspresi kecintaan akan alam dan cerita tentang cinta putih dan kerinduan akan keelokan pesona negeri di awan.

Pada event “Gunung Sewu 'World Class Geopark' Night Specta 2016" juga akan dihadiri Menteri Pariwisata dan Menteri ESDM serta 3 (tiga) Gubernur dan 3 (tiga) Bupati, serta semua mitra akademisi dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan Geopark.

Direncanakan tamu VVIP sejumlah 40 dan 320 untuk tamu VIP. Untuk penonton umum disediakan lokasi kelas festival dengan kapasitas 2.500 penonton.