Penurunan Jumlah Sapi yang Disembelih Pengaruhi Jumlah Karkas

Ilustrasi sapi. - IST
30 Mei 2018 14:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Penurunan jumlah sapi yang dipotong di RPH Giwangan, Jogja berpengaruh pada jumlah karkas yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan daging yang akan dijual di pasar di Kota Jogja.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Sugeng Darmanto mengatakan, satu sapi jantan yang berbobot 500 kilogram rata-rata menghasilkan 250 kilogram sehingga total karkas yang dihasilkan berkisar antara dua hingga tiga ton per hari. Pasalnya, jumlah sapi yang dipotong turun dari 17 sampai 18 ekor menjadi sembilan hingga 10 ekor.

"Jumlahnya belum mampu memenuhi kebutuhan daging di Jogja yang kebutuhannya lima hingga enam ton per hari," katanya, Selasa (29/5/2018).

Selama ini, kekurangan daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dipasok dari daerah lain seperti Kabupaten Sleman, Bantul, Boyolali, maupun Magelang.

"Untuk masalah daging, Kota tidak mengalami kekurangan. Harganya juga tetap stabil yaitu di kisaran Rp120.000 per kilogram," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja Maryustion Tonang.

Dia memperkirakan kenaikan kebutuhan daging bisa terjadi menjelang Lebaran atau pada H-2 atau H-1. Saat itu, jumlah sapi yang akan dipotong di RPH Giwangan akan menyesuaikan. Angkanya bisa mencapai sekitar 14 ekor per hari.