HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Feri Aryanto pada Gelar Seni TBY di halaman TBY, Sabtu (20/4/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Taman Budaya Yogyakarta (TBY) sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kebudayaan DIY kembali menghadirkan Gelar Seni TBY akhir April ini. Gelaran seni yang rutin digelar setiap akhir bulan itu menghadirkan sejumlah kelompok seni yang ada di masyarakat.
Koordinator Lapangan Gelar Seni TBY, Wastianto mengatakan kegiatan pekan ini merupakan ketiga kalinya digelar sejak awal tahun lalu. Pertunjukan seni berlangsung di panggung outdoor TBY dari pukul 11.00 WIB hingga 18.00 WIB. "Kami melibatkan sejumlah kelompok seni tradisi yang tersebar di DIY," katanya di sela-sela kegiatan, Sabtu (20/4/2019).
Seni pertunjukan yang dipentaskan dalam kegiatan tersebut mencakup seni rakyat seperti jatilan, ketoprak hingga wayang. Untuk pementasan Sabtu (20/4/2019), diisi oleh kelompok seni Jatilan Jago, Jabur Mardi Budoyo, Angguk Warkop dan juga pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Feri Aryanto. "Untuk Minggu (21/4/2019) digelar pertunjukan seni Jatilan Puspo Wiromo Mudo, Sanggar Tari Balai Budaya Winomartani, Jatilan Pelangi Entertainment dan Ketoprak Bayu Mataram," jelasnya.
Dalam menjaring kelompok seni kerakyatan, TBY menyeleksi proposal yang diajukan oleh masing-masing kelompok seni. Selain memberi kesempatan kepada kelompok seni kerakyatan tampil di depan audiens, Gelar Seni TBY ini juga agar masyarakat tetap bisa menikmati seni pertunjukan tradisional di tengah arus modernisasi yang kian pesat.
Panitia Kegiatan Sipriana Dinda KS mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai wadah bagi pelaku seni untuk mengekspresikan kelompok seninya. Event tersebut juga sebagai apresiasi yang diberikan TBY bagi pelaku seni di wilayah DIY. Setiap pentas, ada empat kelompok yang tampil. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota yang ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan masing-masing.
Dengan begitu, diharapkan penampilan kelompok yang pentas berbeda setiap tahunnya. "Yang tampil di sini diutamakan yang belum pernah ikut. Jadi lewat kuratorial dari Disbud masing-masing. Dengan begitu, kelompok-kelompok yang tampil akan berbeda setiap tahunnya," katanya.
Selain menjadi sarana dan ruang kelompok seni untuk berekspresi, kata Dinda, event tersebut bertujuan untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan. Sebagai sarana hiburan, pengunjung bisa menikmati beragam atraksi yang ditampilkan masing-masing kelompok seni. "Sengaja kami gelar siang hingga sore hari, agar wisatawan dan masyarakat bisa menikmati lebih leluasa. Apalagi pentas ini digelar secara outdoor," katanya.
Masing-masing kelompok diberi kesempatan tampil selama 45 menit. Sementara untuk wayang dan ketoprak durasinya lebih panjang antara 1,5 jam hingga 2 jam. Upaya ini dilakukan agar masyarakat bisa mengapresiasi dan semakin menyukai pertunjukan seni dan budaya yang ada. "Kami juga terbuka bagi kelompok lain di luar DIY yang ingin terlibat [tampil]. Tentunya tetap melalui seleksi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
iPhone 18 Pro hadir dengan chip A20 Pro. Simak 3 pesaing Android: Samsung S26 Ultra, Pixel 11 Pro XL, dan Xiaomi 17 Ultra dengan kamera Leica
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman mencapai 185 korban hingga Agustus 2026. KDRT mendominasi dengan 114 kasus.
Miss Austria 2024 Lucia Sisic meninggal di usia 22 tahun setelah berjuang melawan sakit jantung sejak lahir. Simak perjalanan hidup dan duka dari Herzkinder Öst
Jadwal bola malam ini 10-11 September 2026: Liga Champions, Liga Portugal, Copa Libertadores. Bayern, Como, dan MU tampil.
BYD Atto 1 kembali menjadi mobil terlaris di Indonesia pada Agustus 2026 dengan penjualan 5.538 unit, menggeser Daihatsu Gran Max Pikap dari posisi puncak.