KPU Bantul Upayakan Honor Tambahan untuk Petugas KPPS saat Pemungutan Suara Ulang

Ilustrasi. - Solopos/M. Ferri Setiawan
25 April 2019 10:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan juga Pemungutan Suara Lanjutan yang terjadi di 14 TPS di Bantul membuat beberapa Kelompok Penyelenggara Pemungutas Suara (KPPS) harus bekerja kembali pada Sabtu (27/4/2019).

Maka dari itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mengupayakan kembali honor tambahan untuk para KPPS yang bertugas di 14 TPS tersebut. “Ini sedang kami upayakan honor tambahan untuk para KPPS yang bertugas di PSU, tapi kalau yahg di PSL tidak ada honor tambahan,” kata Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Bantul, Mestri Widodo ketika dihubungi Harianjogja.com pada Rabu (24/4/2019).

Menurut Mestri untuk petugas KPPS yang bertugas di PSL hanya difasilitasi akomodasi seperti makan dan minum selama PSL berlangsung.

Sedang jumlah honor untuk KPPS di PSU menurut Kadiv Sosialisasi dan Parmas KPU Bantul, Musnif Istiqomah jumlah honor kurang lebih sama seperti Pemilu Awal yaitu sebesar Rp550.000 untuk ketua KPPS dan KPPS biasanya sebesar Rp500.000.

“Jadi dana ada dari Ad Hoc, kurang lebih jumlah honornya sama seperti Pemilu biasa tapi itu masih belum pasti dan masih kami upayakan ya,” kata Musnif.

Mestri melanjutkan PSU dan juga PSL yang awalnya akan dilangsungkan di 13 TPS di Bantul mendapatkan satu tambahan TPS lagi yaitu dari kecamatan Sanden TPS 20 Srigading.

“Memang awalnya hanya 13 tapi kita ketambahan satu TPS lagi, yaitu di TPS 20 Srigading, Sanden, masalahnya juga sama yaitu ada salah satu pemilih yang menggunakan e-KTP yang alamatnya tidak asli situ,” kata Mestri.