Warga Terdampak Pembangunan YIA Terima Bantuan Sembako Murah

Ilustrasi pembagian sembako murah. - JIBI
24 Mei 2019 05:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, TEMON--Sebanyak 1.000 paket sembako dijual dengan harga murah kepada warga dari lima desa terdampak pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA), di Kecamatan Temon, Kamis (23/5/2019). Kegiatan ini yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berwujud pasar murah tersebut dalam rangka implementasi program Bhakti untuk Negeri.

Kepala Bidang Kebijakan, dan Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN, Eko Setiawan mengatakan pasar murah dilangsungkan di Lapangan Palihan, Kecamatan Temon, tersebut merupakan salah satu program BUMN bertajuk Hadir untuk Negeri. Kegiatan ini dilakukan rutin tiap tahunnya, baik itu saat ramadan, HUT RI dan perayaan natal.

Adapun untuk sembako yang dijual murah itu berisi, beras, minyak goreng, roti, gula pasir, sirup, teh, dan makanan lain seharga Rp200.000. Di pasar murah hanya dijual Rp25.000 saja. Nantinya hasil penjualan akan dikembalikan kepada masyarakat untuk kegiatan sosial. "Program ini sudah memasuki tahun kelima dan menjadi bentuk kepedulian BUMN kepada masyarakat," kata Eko, di sela-sela kegiatan Pasar Murah.

Senior Manager Eskternal Affair Corporate Secretary, PT Pembangunan Perumahan (PP) Arif Iswahyudi mengatakan dipilihnya Kulonprogo sebagai lokasj kegiatan lantaran masih ditemui warga miskin berdasarkan data pemerintah. Nantinya, tak hanya warga terdampak YIA saja yang mendapat bantuan sembako murah, tapi juga masyarakat lain.

Rangkaian kegiatan ini juga menyertakan acara pemberian santunan kepada 250 anak yatim yang dilaksanakan pada sore di Masjid Al Akbar, komplek bandara YIA. Selain itu terdapat bantuan elektrifikasi, MCK kepada warga. "Juga dilakukan pembagian 1.000 al Quran, untuk memecahkan rekor muri," ucapnya.

Salah seorang warga terdampak Muhidin mengaku senang dengan pasar murah ini. Menurutnya kegiatan ini bisa meringankan para warga terdampak lain yang sempat kehilangan penghidupan sejak pembangunan YIA dibangun. Nantinya sembako dapat meringankan beban perekonomian untuk menyambut lebaran. “Semoha ini menjadi berkah,”jelas Muhidin.