Gagal Atasi Tanjakan, Banyak Mobil Mogok di Cinomati

Sebuah mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
03 Juni 2019 18:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Hingga H-2 Lebaran, Jalur Cinomati, Bantul, mulai dipadati kendaraan bermotor. Meski arus terbilang lancar, namun tak sedikit kendaraan bermotor, terutama roda empat yang tak kuat melewati tanjakan di jalur itu.

Kepala Kepolisian Pleret Ajun Komisaris Polisi Sumanto, mengatakan dalam sehari setidaknya lebih dari lima kendaraan bermotor yang tak kuat melintasi tanjakan di jalur yang menghubungkan antara Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret dan Desa Terong, Kecamatan Dlingo tersebut.

Dia mengatakan kendaraan yang tidak kuat menanjak kebanyakan adalah kendaraan berpelat nomor luar DIY. Lantaran kebanyakan belum pernah melintas Jalur Cinomati, sopir kesulitan mengatur persneling kendaraan. “Kebanyakan mereka berpatokan pada aplikasi peta dalam jaringan [daring/online]. Padahal jalur ini sangat tidak direkomendasikan, terutama bagi sopir yang baru pertama kali melintas di sini [Jalur Cinomati],” ucap dia kepada Harian Jogja, Senin (3/6).

Jika mengacu pada aplikasi tersebut, kata dia, Jalur Cinomati memang merupakan jalur pintas dari Bantul menuju Dlingo. Sumanto mengatakan selama ini hingga tujuh hari setelah Lebaran tim gabungan pengamanan Jalur Cinomati siaga di jalur tersebut.

Tim gabungan, kata dia, terdiri dari polisi, TNI, Tim Search and Rescue (SAR) DIY, PMI, dan sejumlah sukarelawan serta komunitas dari masyarakat. Tim gabungan sigap membantu pengendara yang tak kuat menanjak, di antaranya dengan menggantikan sopir sementara sampai atas jika sopir tidak kuat melanjutkan, mengganjal ban supaya kendaraan tidak melorot, serta terus memberikan imbauan kepada para pengendara.

"Ya intinya kami semua membantu kelancaran arus lalu lintas. Mempermudah pemudik maupun wisatawan yang menuju Dlingo atau mau ke Gunungkidul," kata Sumanto.

Sumanto memprediksi Jalur Cinomati bakal ramai setelah Lebaran karena banyak wisatawan yang melintasi jalur tersebut. Untuk itu petugas juga sudah memasang sekumlah rambu dan imbauan di jalur Pleret agar kendaraan besar seperti bus dan truk bermuatan tidak melintasi jalur Cinomati selama Operasi Ketupat Progo 2019.