BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Suharsono beserta rombongannya menyidak sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, Senin (10/6/2019).
Sidak itu dilakukan untuk memastikan tak ada aparatur sipil negara (ASN) yang mangkir di hari pertama kerja pascalibur Lebaran sehingga bisa mengakibatkan terganggunya pelayananan publik. Beberapa OPD yang disidak di antaranya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT), Kecamatan Jetis dan Puskesmas Jetis 1.
Dalam kunjungan tersebut Suharsono mengatakan sejauh ini tidak ada permasalahan yang dikeluhkan masyarakat. Hanya ada peningkatan pelayanan dikarenakan tertunda liburan dan cuti lebaran.
Namun demikian dia mengaku semua masih bisa terlayani dengan baik. Suharsono juga sempat menanyakan langsung para petugas pelayanan, “Jangan sampai ada yang bolos. Kalau ada harus diberi peringatan keras,” kata Suharsono di sela-sela sidak.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis menambahkan berdasarkan laporan absensi masing-masing OPD yang disidak, semua ASN tercatat hadir. Dia mengakui tidak semua OPD dipantau langsung, namun setidaknya OPD yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat berjalan baik.
“Kegiatan pemantauan yang dilaksanakan ini sampel, tapi semoga sampel ini merupakan potret secara umum lembaga pelayanan di Bantul. Semua masyarakat yang meminta pelayanan dapat terlayani,” ucap Helmi.
Disinggung soal ASN lain, Helmi mengaku tim dari Inspektorat masih memantau jam kerja ASN di hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran. Pihaknya masih menunggu laporan.
Kepala Inspektorat Bantul, Hermawan Setiaji mengatakan proses pemantauan jam masuk ASN dilakukan di semua OPD, kecuali instansi kewilayahan yang hanya diambil sampel seperti kecamatan, puskesmas, dan desa. Pemantauan tersebut untuk memastikan semua pelayanan berjalan normal.
Meski tidak semua OPD terpantau, namun pihaknya dapat mengetahui kehadiran ASN melalui absensi digital yang sudah terhubung langsung ke Inspektorat. “Bagi ASN yang tidak ada jejak digitalnya akan ketahuan. Itu nanti yang akan kami pertanyakan,” kata Hermawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Prabowo meluncurkan program PLTS 100 GWp. Pemerintah menargetkan 30 GWp terbangun pada 2026 dan seluruh proyek selesai pada 2029.
Bayi perempuan ditemukan hidup terbungkus plastik di bawah pohon mahoni Bandungan. Bayi berbobot 3,1 kg dan diperkirakan baru lahir.
Iran mendesak AS mematuhi nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik. Ghalibaf menegaskan tekanan terhadap Iran tidak akan berpengaruh.
Harga BBM 25 Agustus 2026 masih mengalami perubahan. Simak daftar harga Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo terbaru per liter.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.