Ribuan Pencinta Ikan Guppy Berkumpul di Sleman City Hall, Ada Apa?

CEO Swasti Farm Danang Prima (empat dari kiri) berfoto bersama juri dalam kontes ikan guppy yang merupakan kegiatan utama Swasti International Guppy Festival 2019 di Sleman City Hall, Minggu (14/7/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
14 Juli 2019 18:37 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Para pencinta ikan guppy berkumpul di Sleman City Hall, Minggu (14/7/2019). Mereka hadir dalam Swasti International Guppy Festival 2019.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari sejak Sabtu (13/7/2019) itu digelar oleh Indonesian Guppy Popularized Association (IGPA) bekerja sama dengan Swasti Farm. “Kegiatan ini sebagai ajang untuk pecinta, penghobi dan pembudi daya ikan guppy bertukar pengalaman seputar budi daya ikan guppy,” ucap Presiden of IGPA Sahlan Rosyidi, Minggu.

Selama dua hari gelaran tersebut, banyak diisi dengan kegiatan mulai dari gelar wicara, Guppy Coloring Competition for Kids, hingga kontes ikan guppy yang merupakan kegiatan utama di Swasti International Guppy Festival 2019.

Kontes tersebut diikuti oleh 1.000 peserta dari Thailand, Taiwan, Philipina, Cina, Malaysia, Singapura, Srilanka dan Indonesia dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp30,5 dalam 21 kelas kompetisi.

Dia menjelaskan IGPA merupakan perkumpulan pencinta ikan guppy di Indonesia yang memiliki visi dan misi memopulerkan ikan guppy kepada masyarakat Indonesia dan juga ke dunia internasional.

Sahlan mengaku gelaran Swasti International Guppy Festival kali ini berbeda jika dibandingkan kontes dan festival ikan guppy yang sebelumnya pernah digelar di Indonesia. Dukungan serta kontribusi dari pencinta, pehobi dan pembudi daya ikan guppy untuk menjadi bagian dari event itu tersebut sangat tinggi.

“Dukungan serta kontribusi untuk Swasti International Guppy Festival 2019 mencapai lebih dari 200 farm [sebutan bagi kelompok atau individu yang membudidayakan ikan guppy] dari seluruh dunia. Mulai dari farm berskala kecil, skala menengah sampai dengan farm berskala besar,” kata dia.

Sahlan berharap antusiasme dan dukungan tersebut akan berimplikasi dengan perbaikan kualitas produksi ikan guppy nasional, serta nilai keekonomisan dari ikan guppy nasional di pasar dunia. “Sehingga, cita-cita kami menjadikan ikan guppy tidak hanya menjadi sebuah hobi yang sangat menghasilkan tetapi menjadi salah satu industri tersendiri di Indonesia mampu segera terwujud,” ucap dia.

Chief Executive Officer (CEO) Swasti Farm Danang Prima mengatakan Swasti Farm merupakan satu-satunya farm ikan guppy di Indonesia yang mengelola farm ikan guppy dengan mekanisme modern serta sudah terverifikasi oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Perikanan dan Kelautan. “Swasti Farm sebagai korporasi mempunyai tanggung jawab menopang cita-cita pecinta, penghobi dan pembudi daya untuk menjadikan ikan guppy menjadi salah satu industri tersendiri di Indonesia,” ucap dia.