Sebagian Besar Laptop Anggota DPRD Bantul Rusak

Salah satu unit laptop yang dipinjam anggota DPRD periode 2014-2019 yang sudah dikembalikan dan tersimpan di Bagian Aset DPRD Bantul. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
27 Agustus 2019 08:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Prapto Nugroho menyatakan dari 38 anggota DPRD periode 2014-2019 yang meminjam laptop, tinggal satu orang yang belum mengembalikan. Laptop yang dikembalikan sebagian besar rusak dan tidak bisa digunakan.

“Jadi hampir semua sudah kembali,” kata Prapto Nugroho, Senin (26/8/2019). Berdasarkan pantauan lapangan di Bagian Aset Sekretariat Dewan Bantul laptop-laptop yang sudah dikembalikan tersebut tersimpan di lemari. Semuanya masih lengkap dengan nama pemimjamnya.

Namun dari tumpukan laptop tersebut hanya beberapa yang menyala. “Kebanyakan rusak tidak bisa menyala,” ucap salah satu staf Sekretariat Dewan. Staf tersebut tidak mengerti kerusakannya dan baru akan dicek oleh tim.

Laptop tersebut adalah merk Lenovo ThinkPad. Laptop tersebut merupakan laptop baru pengadaan pada 2015 lalu dengan harga setiap unitnya Rp7 juta. Jika dikalikan 38 unit maka mencapai sekitar Rp259 juta. Prapto membenarkan adanya kerusakan hampir semua aset yang digunakan anggota DPRD periode 2014-2019 tersebut.

Ia mengatakan untuk aset yang masih bisa digunakan akan dipakai oleh Sekretariat Dewan, “Yang sudah tidak bisa digunakan atau diperbaiki kemungkinan akan diusulkan untuk penghapusan aset [melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah Bantul]” kata Prapto. Sementara aset kendaraan Prapto memastikan sudah kembali semua dan masih dalam kondisi baik.

Menurut Prapto, bagi anggota Dewan periode lima tahun sebelumnya yang kembali terpilih untuk periode 2019-2024 masih bisa menggunakan aset laptop yang sudah dikembalikan. Namun tetap harus melalui pengembalian terlebih dahulu, kemudian peminjaman ulang. Demikian bagi Dewan yang ingin mengambil data yang masih tersimpan di laptop dipersilahkan untuk mengambilnya.

Ketua Sementara DPRD Bantul, Hanung Raharjo mengaku sudah mengembalikan mobil dinas kepada Sekretarat Dewan sebelum pelantikan DPRD periode lima tahun mendatang. Namun ia mendapat fasilitas lagi mobil dinas sementara sebagai pimpinan Dewan.

Ia juga menyatakan sudah mengembalikan laptop, namun dipinjam kembali, “Saya kembalikan, kemudian saya pinjam dulu karena masih ada data-data yang penting,” kata Hanung. Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini belum mengetahui kondisi aset Dewan yang sudah dikembalikan maupun yang belum dikembalikan oleh anggota DPRD periode sebelumnya.