Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Sebanyak dua pasangan lansia mengikuti kegiatan nikah bareng di Kampung Panca Tertib Sanggrahan, Kelurahan Semaki, Kecamatan Umbulharjo, Minggu (6/10/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak dua pasangan lansia asal Kampung Sanggrahan, Kelurahan Semaki, Kecamatan Umbulharjo, Jogja melangsungkan pernikahan secara bersama-sama. Nikah bareng tersebut merupakan bagian dari implementasi tertib administrasi di Kampung Tertib Sanggrahan.
Ketua Panitia Nikah Bareng Jeni Novianto mengatakan pernikahan bareng kedua lansia tersebut dilakukan lebih pada program tertib administratif. Seusai akad nikah, kedua mempelai pun melakukan resepsi di Balai RW Sanggrahan. "Pada hari ini [Minggu, 6/10/2019], mereka menikah agar bisa tercatat secara administratif. Kalau ada yang nikah siri kami fasilitasi nanti dengan isbat nikah," katanya di sela-sela kegiatan, Minggu.
Kegiatan tersebut digelar untuk memfasilitasi pencatatan pernikahan warga hingga terbitnya akta pernikahan. Untuk itu panitia menggandeng sejumlah instansi mulai dari Kantor Urusan Agama (KUA), Satpol PP, dan Baznas agar program tersebut bisa terealisasi. "Jadi kedua mempelai tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk pasangan baru itu menjadi kewenangan dari KUA, kami lebih menyasar kalangan lansia," katanya.
Dalam kegiatan nikah bareng tersebut, prosesinya pun dilakukan sebagaimana lazimnya. Tamu undangan yang hadir tidak hanya berasal dari keluarga kedua pasang mempelai, tetapi juga dari warga. Kegiatan nikah bareng tersebut, kata dia, bagian dari program Kampung Panca Tertib Sanggrahan.
Lurah Semaki Didik Setiadi mengatakan agar kegiatan itu bisa jadi role model untuk kegiatan di kelurahan lainnya, dia juga menjalin komunikasi dengan DPRD Kota Jogja. Kegiatan tersebut, kata dia, bisa jadi solusi bagi pasangan yang belum memiliki akta nikah. "Program ini kami gelar agar negara atau pemerintah bisa hadir untuk menyelesaikan masalah sosial yang muncul. Kami juga berkomunikasi dengan Wakil Ketua DPRD Jogja HM Furson dan Anggota Komisi C Hasan Widagdo untuk memuluskan regulasi ini," katanya.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan Kampung Panca Tertib di Sanggrahan sudah melakukan tertib sosial administrasi khususnya program penerbitan akta nikah. "Hal itu dilakukan demi kebahagiaan hidup mempelai agar bisa menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman, aturan dipenuhi dan dijalani," katanya.
Menurut dia, nikah bareng tersebut bisa membantu masyarakat agar hidup aman dan nyaman. "Kami apresiasi setinggi tingginya kampung ini bisa membuat program salah satunya, tertib sosial. Masih banyak yang harus dilakukan lagi seperti tertib bangunan, tertib lingkungan dan lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Satgas Yonif 511/DY mengevakuasi dua korban selamat dan satu jenazah usai serangan KKB di Distrik Kanggime, Tolikara, Papua Pegunungan.
Chelsea resmi merekrut Jordan Henderson dengan status bebas transfer hingga 2028. Gelandang Inggris itu menjadi rekrutan terbaru Xabi Alonso.
Interpol menerbitkan red notice terhadap Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Polri menyebut tersangka masih berada di Mesir.
Kejagung menggeledah enam lokasi terkait kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk kantor Don Ritto dan empat korporasi.
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.