Danais Rp17 Miliar Sudah Dihabiskan Disbud Sleman, Ini Dia Programnya

Ilustrasi dana. - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
17 Oktober 2019 18:07 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Tahun ini, Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp17 miliar sudah dimanfaatkan Dinas Kebudayaan (Disbud) untuk membiayai beragam kegiatan pelestarian budaya di Bumi Sembada.

Bendahara Pengeluaran Pembantu Disbud Sleman, Muh Yasir mengatakan tahun ini anggaran Danais untuk Disbud Sleman sejatinya dianggarkan sebesar Rp52 miliar. Namun lantaran proyek Taman Budaya Sleman diundur, maka anggaran pun hanya cair sebesar Rp17 miliar.

Anggaran awal Danais tahun ini sebenarnya direncanakan paling banyak untuk pembangunan Taman Budaya Sleman. Namun karena pembebasan tanah untuk taman budaya tersebut urung dilakukan tahun ini, maka anggarannya pun dipangkas.

Dia mengatakan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan Taman Budaya diperkirakan sebesar Rp30 miliar.

Soal pemanfaatan anggaran Danais tahun ini sebesar Rp17 miliar, kata dia, banyak dipakai untuk membiayai sejumlah kegiatan upaya pelestarian kebudayaan. Di antaranya kegiatan Festival Sumbu Imajiner, pemeliharaan benda cagar budaya, dan sejumlah kegiatan merti dusun.

Meski begitu dari anggaran Rp17 miliar tersebut, masih ada kemungkinan bertambah sampai akhir tahun. "Tetapi bertambah tidak banyakk, paling sekitar ratusan juta rupiah," kata Yasir, Kamis (17/10/2019).

Sekadar catatan, besaran Danais untuk Sleman tahun ini lebih besar ketimbang tahun lalu yang hanya sebesar Rp13,7 miliar.

Kepala Seksi (Kasi) Sejarah Nilai dan Tradisi Budaya Disbud Sleman, Anas Mubakkir mengatakan anggaran danais juga digunakan untuk pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Secara rutin, dinasnya menggelar kegiatan-kegiatan atraksi budaya yang masuk WBTB. "Dalam sekali kegiatan seperti atraksi budaya itu pengeluarannya bisa sampai Rp26 juta. Itu pakai Danais," kata Anas.