Rawan Banjir, Pemkab Perlu Perbaiki Drainase Temon

Ilustrasi drainase - Ist/WSBT
17 November 2019 15:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Komisi IV DPRD Kulonprogo mendesak Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bisa segera memperbaiki saluran air atau umum disebut drainase, yang ada di Kecamatan Temon. Perbaikan diperlukan guna mengantisipasi terjadinya banjir.

Anggota Komisi IV DPRD Kulonprogo, Muhtarom Asrori mengatakan seiring hadirnya Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, maka penataan drainase harus betul-betul direncanakan dengan baik. Saluran air antar desa perlu segera diintegrasikan, sehingga pada saat musim hujan tidak terjadi masalah.

Dia menjelaskan Temon berpotensi banjir karena pembangunan YIA turut mengambil material tanah urug di Temon bagian utara. Kondisi ini menyebabkan pepohonan di wilayah itu ikut terambil, sehingga tidak ada penahan air di kala hujan. Bila kondisi ini dibiarkan, air bisa langsung masuk ke pekarangan warga. Oleh karena itu Muhtarom meminta penyegaraan perbaikan drainase.

Di samping itu pihak terkait juga perlu menormalisasi sungai di wilayah Temon, antara lain Sungai Serang dan Sungai Bogowonto. Normalisasi diperlukan agar saat hujan mengguyur air tidak meluap yang berakibat banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo Gusdi Hartono mengatakan perencanaan pencegahan banjir di sungai-sungai di wilayah selatan khususnya area pembangunan YIA merupakan wewenang BBWSSO. Adapun untuk saat ini lanjutnya BBWSSO masih melakukan kajian terkait hal itu.

"Kami masih menunggu keluarnya hasil kajian, setelah itu akan langsung kami tindaklanjuti," ucapnya.